Ahad, 26 September 2021 / 18 Safar 1443 H

Nasional

KPK Pecat 51 Pegawainya, KSP Moeldoko: Itu Kewenangan KPK

Moeldoko KPK
Kepala Staf Presiden Jenderal (Purn) Moeldoko
Bagikan:

Hidayatullah.com–Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko menyampaikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengambil kebijakan sendiri usai memutuskan memberhentikan 51 dari 75 pegawai yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK). Dia mengatakan hal tersebut merupakan keputusan KPK.

“Bahwa Pimpinan KPK kemudian mengambil kebijakan lain tersendiri, hal tersebut merupakan kewenangan dan keputusan lembaga pengguna dalam hal ini KPK,” kata Moeldoko dalam keterangan pers, Kamis (27/05/2021).

Moeldoko mengatakan pemerintah memiliki kewenangan tertentu terhadap seluruh proses pembinaan internal KPK. Sebab itu kata dia KPK sebagai pengguna dan pengambil keputusan bertanggung jawab penuh terkait keputusan status pegawai KPK.

“Pemerintah memiliki kewenangan tertentu tetapi tidak seluruhnya terhadap proses pembinaan internal di KPK. Karena itu, KPK sebagai pengguna dan pengambil keputusan akhir atas status 75 pegawai bertanggung jawab penuh atas semua implikasi yang ditimbulkan dari keputusan tersebut,” ujarnya.

Moeldoko pun menegaskan Kementerian dan Lembaga yang memiliki kewenangan langsung pada Presiden Joko Widodo (Jokowi) tetap mendukung pelaksanaan arahan yaitu pegawai KPK yang tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) tidak serta merta menjadi dasar pemberhentian dan terdapat peluang untuk perbaikan melalui pendidikan kedinasan, level individual maupun organisasi.

Sebab itu posisi KSP, Kementerian dan lembaga yang berada dalam kewenangan langsung Presiden tetap dalam posisi mendukung pelaksanaan arahan tersebut.

“Terhadap arahan Presiden Jokowi tersebut, Kantor Staf Presiden, Kementerian dan Lembaga terkait secara solid mendukung dan melaksanakannya. Tidak benar terjadi pengabaian arahan Presiden,” bebernya.

Moeldoko mengaku pihaknya telah menjalankan arahan Jokowi, di antaranya Menteri PanRB, Menteri Hukum dan HAM, BKN, dan LAN telah melakukan koordinasi dengan Pimpinan KPK, kemudian menyampaikan arahan Presiden tersebut dengan memberikan opsi pembinaan sebagai solusinya.

“KemenPanRB mengusulkan dilakukan Individual Development Plan (IDP) untuk pegawai KPK yang dinyatakan tidak lulus TWK,” tukasnya.*

Rep: Azim Arrasyid
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Pasangan Belum Nikah Dilarang Check In di Tangsel

Pasangan Belum Nikah Dilarang Check In di Tangsel

MUI Bantah Terima Uang Ratusan Miliar dari Australia

MUI Bantah Terima Uang Ratusan Miliar dari Australia

Metro TV dan FS-LDK Bertemu di KPI, SMS Aduan Masih Mengalir

Metro TV dan FS-LDK Bertemu di KPI, SMS Aduan Masih Mengalir

‘Babak Baru’ Kasus Kematian Siyono, Keluarga Ajukan Pra Peradilan

‘Babak Baru’ Kasus Kematian Siyono, Keluarga Ajukan Pra Peradilan

Syeikh Nawwaf Takruri: Membela Palestina Bentuk Integritas Keimanan

Syeikh Nawwaf Takruri: Membela Palestina Bentuk Integritas Keimanan

Baca Juga

Berita Lainnya