Ahad, 26 September 2021 / 18 Safar 1443 H

Nasional

Soal Video Pembakaran Al-Qur’an, Muhammadiyah: Jangan Dibiarkan, itu Melukai Semua Agama

Sertifikasi penceramah Muhammadiyah.or.id
Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Prof Dr Dadang Kahmad
Bagikan:

Hidayatullah.com–Menanggapi video viral di media sosial yang menampakkan pembakaran al-Qur’an, ketua PP Muhammadiyah, Dadang Kahmad mempertanyakan kenapa kitab suci yang harusnya dihormati, kok malah dibakar. Dia menilai perbuatan itu telah melukai umat Islam.

“Itu kejahatan betul, itu kan kitab suci agama, jadi yang harusnya dihormati, kok dibakar? Apa dosanya itu kitab suci? Nggak ada dosanya. Jadi orang-orang seperti itu orang-orang gila, orang yang mungkin semacam kurang normal lah, kalau pun dia normal, tidak menghormati pemeluk agama,” kata Ketua PP Muhammadiyah, Dadang Kahmad, kepada wartawan, Senin (24/05/2021).

Dadang mengatakan pembakaran terhadap al-Qur’an itu melukai semua agama. Dia menekankan setiap warga negara harus menghargai kitab suci. “Melukai umat Islam, melukai semua agama. Itu kan kitab suci yang perlu dihormati, kita suci apapun perlu dihormati,” ujarnya.

“Maka saya kalau itu ketahuan siapa pun yang nanti ketahuan, ya polisi harus menghukumnya. Karena itu bukan hanya melukai kaum muslim, melukai semua umat beragama. Karena kita saling menghormati, itu kan undang-undang atau konstitusi Indonesia disebutkan saling menghormati, Bhinneka Tunggal Ika,” lanjutnya.

Lebih jauh, perbuatan membakar al-Qur’an kata Dadang merupakan sebuah penghinaan untuk itu dia berharap agar simbol-simbol agama mesti dihormati.

“Ya saya kira semua orang ya jangan saling menghina, itu kan penghinaan, apa salahnya kitab suci, nggak ada yang salah. Yang salah itu kan manusianya kalau pun. Oleh karana itu hormatilah terhadap simbol-simbol keagamaan dihormati,” tuturnya.

Selanjutnya, guru besar sosiologi agama di STAI Muhammadiyah itu menuturkan aksi pembakaran tersebut tidak boleh dibiarkan, karena menurutnya, bila dibiarkan aksi serupa juga bisa terjadi pada kitab suci agama lain selain al-Qur’an.

“Kalau memang itu dibiarkan akan terjadi, mungkin membakar Injil, membakar Kitab Sutra, membakar kitab-kitab yang lagi gitu. Al-Qur’an itu kan kaum muslimin itu sangat dihormati, disimpannya itu secara apik, secara baik. Ini kok tiba-tiba dibakar. Makanya menurut saya untuk supaya orang lain tidak melakukan, maka ya itu harus diusut secara tuntas, ditegakkan hukum yang adil,” tegasnya menyudahi.

Sebagaimana diketahui video viral terkait seorang wanita diduga membakar al-Qur’an di Kebayoran Lama, Jaksel. Pelaku telah ditangkap polisi di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat. Polisi mengungkap pelaku ternyata seorang laki-laki

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah membenarkan soal penangkapan pelaku tersebut. “Benar (telah ditangkap),” kata Azis dalam keterangan kepada wartawan, Senin (24/05/2021).

Rep: Azim Arrasyid
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Singgung MK, Ketua MPR Nilai Homoseksual Intoleran dan Perusak NKRI

Singgung MK, Ketua MPR Nilai Homoseksual Intoleran dan Perusak NKRI

Personel Brimob Bermata Sipit Bukan Polisi China

Personel Brimob Bermata Sipit Bukan Polisi China

Gempa Sulteng Telan Korban Jiwa, Getaran Terasa Sampai Balikpapan Kaltim

Gempa Sulteng Telan Korban Jiwa, Getaran Terasa Sampai Balikpapan Kaltim

toleransi

Tak Cukup Bendera Berkibar, Palestina Harus Merdeka dari Penjajah Israel

15 Organisasi Pemuda Islam Minta Presiden Bertanggung Jawab Atas Meninggalnya 6 Anggota FPI

15 Organisasi Pemuda Islam Minta Presiden Bertanggung Jawab Atas Meninggalnya 6 Anggota FPI

Baca Juga

Berita Lainnya