Senin, 29 November 2021 / 24 Rabiul Akhir 1443 H

Nasional

Kondisi Palestina Semakin Genting, PKS Berharap Pemerintah Terjunkan Pasukan Perdamaian

Dok Pri
Anggota Komisi I DPR RI Sukamta dari FPKS
Bagikan:

Hidayatullah.com — Kondisi Palestina pasca bentrokan di Komplek Masjid Al-Aqsa semakin genting setelah Israel melakukan pengeboman serangan udara di wilayah Jalur Gaza dalam 2 hari terakhir yang menyebabkan sedikitnya 113 warga meninggal termasuk diantaranya 31 anak-anak.

Menanggapi perkembangan situasi ini, Anggota Komisi I DPR RI Sukamta menyatakan keprihatinan yang mendalam atas jatuhnya korban dari rakyat sipil.

“Jika tensi konflik antara Israel dan Palestina yang semakin menguat, ini akan menyebabkan situasi semakin tidak terkendali dan bisa mengarah kepada perang terbuka. Jika ini terjadi, maka bisa dipastikan akan semakin banyak jatuh korban dari kalangan warga sipil. Sebagaimana saat agresi militer Israel ke wilayah Gaza pada tahun 2014, menewaskan 2.251 warga Palestina,” kata Politikus PKS ini dalam keterangan tertulis, Jumat (14/05/2021).

Sukamta berharap pemerintah RI untuk sekuat tenaga bisa mendorong PBB menerjunkan pasukan perdamaian untuk mencegah terjadinya konflik yang lebih luas antara Israel dan Palestina.

Menurutnya, penempatan pasukan perdamaian di beberapa negara yang alami konflik selama ini terbukti berhasil menurunkan eskalasi konflik.

“Usulan ini memang terasa agak sulit diwujudkan, karena setiap rencana keputusan DK PBB bahkan yang sekedar berbentuk pernyataan mengutuk kejahatan perang Israel selalu ditentang oleh Amerika Serikat sebagai anggota tetap. Tetapi saya harap setiap usaha guna mencegah meluasnya kekerasan dan konflik harus tetap diupayakan dengan sekuat tenaga. Pemerintah RI bisa mendorong usulan penerjunan pasukan perdamaian di wilayah konflik Israel-Palestina ini melalui sidang darurat OKI maupun PBB,” harapnya.

Wakil Ketua Fraksi PKS juga meminta Pemerintah Indonesia menyiapkan pasukan perdamaian untuk diterjunkan di wilayah Palestina jika PBB membuat keputusan penempatan pasukan perdamaian di zona penyangga antara Israel-Palestina.

“Komitmen Indonesia untuk mewujudkan perdamaian selama ini terbukti secara baik dengan terlibat dalam penerjunan pasukan perdamaian PBB. Saya kira jika ada penugasan ke wilayah Palestina tentu akan disambut dengan antusias oleh TNI karena Pemerintah Indonesia selama ini berkomitmen kuat untuk mendukung kemerdekaan Palestina dan solusi 2 negara sebagai langkah perdamaian di sana,” pungkasnya.

Rep: Azim Arrasyid
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Dubes AS Minta Maaf atas Ditolak Masuknya Panglima TNI

Dubes AS Minta Maaf atas Ditolak Masuknya Panglima TNI

Menteri Agama Tutup Kongres Umat Islam di Babel

Menteri Agama Tutup Kongres Umat Islam di Babel

ppkm pemerintah

Dinilai Berjalan Baik, Pemerintah Putuskan Perpanjang PPKM Hingga 08 Maret

KNTI: Reklamasi Sama Saja Merampas Laut dari Nelayan

KNTI: Reklamasi Sama Saja Merampas Laut dari Nelayan

Petugas Sita 1,1 Ton Daging Babi Hutan yang Akan Diselundupkan dari Lampung ke Jawa

Petugas Sita 1,1 Ton Daging Babi Hutan yang Akan Diselundupkan dari Lampung ke Jawa

Baca Juga

Berita Lainnya