Sabtu, 18 September 2021 / 10 Safar 1443 H

Nasional

KPK Resmi Nonaktifkan Novel Baswedan dan 74 Pegawai yang Tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan

pegawai KPK, Novel zulkarnain/hidayatullah.com
Wakil Ketua KPK Laode Syarif (kanan), Novel Baswedan (kiri), dan mantan Ketua KPK Abraham Samad di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/02/2018), setibanya Novel Baswedan (kiri) dari Singapura.
Bagikan:

Hidayatullah.com — Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan bersama 74 pegawai KPK lainnya dinyatakan tidak lolos asesmen tes wawasan kebangsaan (TWK) yang menjadi syarat alih status pegawai menjadi ASN. Novel Baswedan dan 74 pegawai lain yang gagal itu resmi dinonaktifkan KPK.

Penonaktifan 75 pegawai KPK itu berdasarkan Surat Keputusan Pimpinan KPK Nomor 652 Tahun 2021. SK itu tertanda Ketua KPK Firli Bahuri yang ditetapkan di Jakarta 07 Mei 2021. Untuk salinan yang sah tertanda Plh Kepala Biro SDM Yonathan Demme Tangdilintin.

Ada empat poin dalam SK penonaktifan 75 pegawai yang tak lolos TWK itu. Berikut ini poin-poinnya, Seperti dilansir di laman Detikcom, Selasa (11/05/2021).

Pertama, menetapkan nama-nama pegawai yang tersebut dalam lampiran surat keputusan ini tidak memenuhi syarat (TMS) dalam rangka pengalihan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi menjadi pegawai Aparatur Sipil Negara.

Kedua, memerintahkan pegawai sebagaimana dimaksud pada diktum kesatu agar menyerahkan tugas dan tanggung jawab kepada atasan langsung sambil menunggu keputusan lebih lanjut.

Ketiga, menetapkan lampiran dalam keputusan ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keputusan ini.

Keempat, keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila di kemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam keputusan ini, akan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya.

Rep: Azim Arrasyid
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Ratusan Mahasiswa se-Jabodetabek Demo Tolak Kedatangan Al-Sisi

Ratusan Mahasiswa se-Jabodetabek Demo Tolak Kedatangan Al-Sisi

MUI Akan Keluarkan Fatwa Vaksin Meningitis

MUI Akan Keluarkan Fatwa Vaksin Meningitis

Pemerintah Pertimbangkan Tambah Maskapai Penerbangan

Pemerintah Pertimbangkan Tambah Maskapai Penerbangan

Syi’ah Ingin Jadikan Iran Sebagai Pusat Peradaban

Syi’ah Ingin Jadikan Iran Sebagai Pusat Peradaban

Susahnya Muslim Papua Mendirikan Tempat Ibadah

Susahnya Muslim Papua Mendirikan Tempat Ibadah

Baca Juga

Berita Lainnya