Jum'at, 17 September 2021 / 10 Safar 1443 H

Nasional

MUI Yakin Polisi akan Segera Menangkap Jozeph Paul Zhang karena Menista Nabi Muhammad

azim arrasyid/hidayatullah.com
Buya Anwar Abbas, Wakil Ketua Umum MUI periode 2020-2025, Sekjen MUI 2015-2020.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas yakin polisi akan menangkap Jozep Paul Zhang, pria yang mengaku sebagai nabi ke-26. Pria yang akrab disapa Buya Abbas ini mengatakan MUI mengutuk tindakan hal semacam itu, sebab telah membuat kegaduhan karena telah menghina Nabi Muhammad SAW dan melecehkan ajaran Islam.

Buya meminta kasus seperti ini harus mendapatkan perhatian khusus dari aparat.”Kapolri sudah turun tangan dan akan mengambil langkah-langkah serta akan menindak si pelaku dengan tegas,” kata Anwar Abbas dalam keterangannya, Ahad (18/04/2021).

Buya Abbas sapaan karibnya, mengimabu umat Islam tenang dan mempercayakan penyelesaian masalah ini kepada pihak kepolisian, karena Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan mengambil langkah tegas. “Untuk itu kita patut memberikan rasa hormat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada bapak Kapolri yang telah langsung memberikan instruksi kepada bawahannya untuk menangkap si pelaku,” ujarnya.

“Untuk itu kita tunggu saja dan saya yakin dalam waktu yang tidak terlalu lama yang bersangkutan sudah bisa ditangkap dan diamankan oleh pihak kepolisian karena Kapolri dalam masalah ini jelas-jelas tidak akan membiarkan ada orang dan pihak-pihak tertentu yang menghina dan merendahkan nabi dan agama orang lain,” tambahnya.

Beredar sebuah video seorang pria bernama Jozeph Paul Zhang yang mengaku sebagai nabi ke-26. Tidaknya hanya itu, Dia juga menghina Nabi Muhammad SAW. Hal itu dia sampaikan di Youtube miliknya dengan judul ‘Puasa Lalim Islam’ dengan durasi 3 jam 2 menit.

“Nih gua nih nabi ke-26, Josep Fauzan Zhang, meluruskan kesesatan ajaran nabi ke-25 dan kecabulannya yang Maha Cabululllah,”kata pria tersebut dalam video yang disaksikan Hidayatullah.com, Ahad (18/04/2021).

Pada menit 15:05 Jozeph juga mengatakan, baginya bulan puasa adalah bulan paling tidak nyaman.

“Tapi dari dulu kalau lagi bulan puasa itu adalah bulan-bulan yang tidak nyaman. Apalagi kalau dekat-dekat Idul Fitri, dung dung preng.. dung dung preng..Sarimi Pergi ke Pasar, dung dung preng! Allah Bubar!,” katanya sambil tertawa. “Itu bener-bener mengerikan itu. Horor itu, serius.”

Dia juga menantang siapapun yang bisa melaporkan dirinya akan mendapat imbalan uang 1 juta. “Yang bisa laporin gua ke polisi, gua kasih uang lo. Kalo Anda bisa laporan atas penistaan agama, gua kasih loh satu laporan Rp1 juta, maksimum 5 laporan supaya jangan bilang gua ngibul kan. jadi kan 5 juta,”tutur Jozeph dalam video yang diunggah pada, Sabtu kemarin.*

Rep: Azim Arrasyid
Editor: Insan Kamil

Bagikan:

Berita Terkait

Korban Tsunami Aceh Bahagia Terima Daging Qurban

Korban Tsunami Aceh Bahagia Terima Daging Qurban

Pakar Hukum: Vonis Penyerang Novel Belum Cerminkan Keadilan, Sanksinya Relatif Ringan

Pakar Hukum: Vonis Penyerang Novel Belum Cerminkan Keadilan, Sanksinya Relatif Ringan

Polri sebut Penembak Gedung DPR dari Perbakin Sudah Diamankan

Polri sebut Penembak Gedung DPR dari Perbakin Sudah Diamankan

Diduga Ada Produk Ayam dan Babi Palsukan Label Halal MUI

Diduga Ada Produk Ayam dan Babi Palsukan Label Halal MUI

RR Kritik Impor Baja dari China Naik saat Krakatau Steel Merugi

RR Kritik Impor Baja dari China Naik saat Krakatau Steel Merugi

Baca Juga

Berita Lainnya