Selasa, 6 April 2021 / 23 Sya'ban 1442 H

Nasional

Pemerintah DKI Jakarta Bolehkan Shalat Tarawih Jamaah di Masjid Selama Ramadhan

Shalat Tarawih Jakarta istimewa
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.
Bagikan:

Hidayatullah.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan DKI Jakarta mengizinkan shalat Tarawih di masjid selama Ramadhan 2021 dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

“Aktivitas ibadah untuk semua agama memang diperbolehkan termasuk Tarawih di masjid, selama menerapkan protokol kesehatan. Perhatikan kapasitas ruangan dan penerapan 3M (menjaga jarak, memakai masker dan sering cuci tangan dengan sabun),” kata Riza di Jakarta, Senin (05/04/2021).

Selain itu, Politikus Gerindra ini juga membolehkan pedagang takjil di pinggir jalan, menurutnya itu hal yang dianggap seperti berjualan barang-barang biasa. “Jual Takjil kan selama ini boleh,” jelasnya.

Sebelum ada perizinan pemerintah Jakarta ini, pemerintah pusat lebih dulu memutuskan tak ada larangan pelaksanaan ibadah shalat Tarawih dan Idul Fitri berjamaah. Meski begitu aturan prokes harus dipenuhi untuk melaksanakan ibadah shalat selama puasa Ramadhan 2021.

Kegiatan shalat Tarawih berjemaah di luar rumah diperbolehkan dengan catatan dilakukan terbatas pada komunitas. “Di mana para jemaahnya sudah dikenali satu sama lain sehingga jemaah dari luar mohon supaya tidak diizinkan,” ujar Muhadjir Effendy dalam konpres usai rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, pada Senin (05/04/2021).*

Rep: Azim Arrasyid
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Kulkas, AC dan Mesin Cuci Kini Dikenakan Pajak Barang Mewah

Kulkas, AC dan Mesin Cuci Kini Dikenakan Pajak Barang Mewah

Federasi Muslimat Desak Pemerintah jadi Regulator Lembaga Pendidikan Asing

Federasi Muslimat Desak Pemerintah jadi Regulator Lembaga Pendidikan Asing

Muhammadiyah: Kontrol Sosial Bagian dari Revolusi Mental

Muhammadiyah: Kontrol Sosial Bagian dari Revolusi Mental

Metode Lebih Penting dari Kurikulum, Tapi Guru Jauh Lebih Penting dari Metode

Metode Lebih Penting dari Kurikulum, Tapi Guru Jauh Lebih Penting dari Metode

MER-C Mengatakan Tak Pernah Dukung Rezim Syiah Bashar Assad

MER-C Mengatakan Tak Pernah Dukung Rezim Syiah Bashar Assad

Baca Juga

Berita Lainnya