Jum'at, 17 September 2021 / 10 Safar 1443 H

Nasional

Rentetan Teror di Indonesia, Wagub DKI Minta Pemprov Tingkatkan Keamanan

Shalat Tarawih Jakarta istimewa
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.
Bagikan:

Hidayatullah.com Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengingatkan semua perangkat pejabat provinsi hingga kelurahan senantiasa meningkatkan kewaspadaan menyusul beberapa serangan teror dalam satu pekan terakhir ini. Ia bahkan menuturkan Sekretaris Daerah telah membuat surat edaran internal untuk tetap berjaga terhadap lingkungan sekitar.

“Pak Sekda juga sudah membuat edaran agar di internal kami untuk melakukan upaya-upaya pencegahan di antaranya siapa saja yang keluar masuk lingkungan Pemprov di seluruh jajaran dari tingkat provinsi sampai tingkat kelurahan agar diperketat, harus hati-hati,” kata Riza di Balai Kota, Kamis (01/04/2021).

Politikus Gerindra itu mengatakan demi meningkatkan keamanan akses masuk ke lingkungan Pemprov sangat selektif. Seperti pengendara mobil wajib membuka kaca, pengendara motor melepas helm dan jaket, dan wajib menunjukkan tanda pengenal identitas.

“Prinsipnya kita meminta seluruh jajaran di internal kami dulu dari Pemprov sampai kelurahan untuk melakukan upaya-upaya (keamanan) ekstra dalam rangka pencegahan, penanganan dan pengendalian,” ujarnya.

Dalam sepekan terakhir, aksi teror terjadi di dua lokasi. Ahad (28/03/2021) pagi terduga teroris melancarkan aksi dengan bom di depan gerbang gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan. Pelaku sebanyak 2 orang diketahui pasangan suami istri.

Setelahnya, polisi melakukan penangkapan terhadap beberapa orang diduga terafiliasi dengan jaringan teroris, di Condet Jakarta Timur dan Kabupaten Bekasi. Terakhir, terduga teroris terjadi di Markas Besar Polisi Republik Indonesia (Mabes Polri) pada Rabu (31/03/2021) sore.*

Rep: Azim Arrasyid
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Wapres: Perbedaan Sunni dan Syiah ada di Indonesia tapi Tak Menjelma Pembunuhan

Wapres: Perbedaan Sunni dan Syiah ada di Indonesia tapi Tak Menjelma Pembunuhan

Habis Ditahan 103 Hari, Sri Bintang Pamungkas Dibebaskan

Habis Ditahan 103 Hari, Sri Bintang Pamungkas Dibebaskan

Dituduh Bantu Penyadapan, Presiden Perintahkan Menlu Panggil Dubes Singapura dan Korsel

Dituduh Bantu Penyadapan, Presiden Perintahkan Menlu Panggil Dubes Singapura dan Korsel

Kemhub Minta Pemeriksaan Intensif Penumpang dari China, Cegah Virus Corona

Kemhub Minta Pemeriksaan Intensif Penumpang dari China, Cegah Virus Corona

IPW: Menantu Presiden Jokowi Harus Diproses ke Pengadilan seperti Habib Rizieq

IPW: Menantu Presiden Jokowi Harus Diproses ke Pengadilan seperti Habib Rizieq

Baca Juga

Berita Lainnya