Senin, 29 Maret 2021 / 15 Sya'ban 1442 H

Nasional

Polri: Pelaku Bom di Depan Gereja Katedral Makassar Pasangan Suami Istri Baru Menikah 6 Bulan

Bom pasangan suami istri
Bagikan:

Hidayatullah.com — Kadiv Humas Polri, Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan pelaku bom di depan gerbang Gereja Katedral Kota Makassar merupakan seorang laki-laki dan perempuan yang diketahui pasangan suami-istri. Hal ini diketahui berdasarkan data yang telah diperoleh.

“Betul, pelaku (peledakan bom) pasangan suami istri baru menikah enam bulan,” kata Argo dalam keterangannya, Senin (29/03/2021).

Argo mengungkap identitas laki-laki berinisial L sementara yang wanita YSF pekerjaan swasta. Kini, pihaknya masih terus menyelidiki kasus tersebut.

“Identitas laki-laki tersebut diketahui berinisial L, sementara wanita yang L bonceng bernama YSF,” ujarnya.

Sejumlah tempat juga sudah digeledah untuk mencari bukti lain, termasuk rumah pelaku. Argo berharap kasus ini bisa terungkap. “Penyelidikan masih terus dilakukan termasuk mengungkap pelakunya lainnya,” ujarnya lagi,

“Kita tunggu hasil kerja anggota di lapangan. Dan kami berharap semua dapat diungkap dengan jelas,” terang Argo.

Selain itu Argo mengatakan pelaku merupakan bagian dari kelompok JAD yang pernah melakukan pengeboman di Jolo Filipina. “Pelaku berafiliasi dengan JAD,” ucapnya.

Selain itu, untuk jumlah korban luka akibat bom bunuh diri yang masih dirawat di rumah sakit berjumlah 15 orang. 13 diantaranya di rawat di RS Bhayangkari Makassar dan 2 lainnya di RS Siloam.

“Dari 19 korban luka saat ini tinggal 15 orang. 4 lainnya diperbolehkan pulang menjalani rawat jalan,” tutupnya.*

Rep: Azim Arrasyid
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

KH. Cholil Ridwan: Ulama Harus Sadarkan Umat Pentingnya Politik

KH. Cholil Ridwan: Ulama Harus Sadarkan Umat Pentingnya Politik

Prabowo Minta Pendukungnya Jaga TPS Hindari Kecurangan Pemilu

Prabowo Minta Pendukungnya Jaga TPS Hindari Kecurangan Pemilu

DPR: Dugaan Mafia Impor Beras Harus Ditepis Pemerintah dengan Bukti

DPR: Dugaan Mafia Impor Beras Harus Ditepis Pemerintah dengan Bukti

100 Orang Hadiri ‘Berantas Buta Huruf al-Quran’ di Pulau Kera

100 Orang Hadiri ‘Berantas Buta Huruf al-Quran’ di Pulau Kera

Proses Hukum kasus Tolikara Tetap Berjalan Meski Proses Rehabilitasi Selesai

Proses Hukum kasus Tolikara Tetap Berjalan Meski Proses Rehabilitasi Selesai

Baca Juga

Berita Lainnya