Ahad, 28 Maret 2021 / 14 Sya'ban 1442 H

Nasional

MUI Kutuk Bom Depan Gereja Makassar: Jangan Dikaitkan dengan Agama Tertentu

azim arrasyid/hidayatullah.com
Buya Anwar Abbas, Wakil Ketua Umum MUI periode 2020-2025, Sekjen MUI 2015-2020.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengutuk keras insiden bom yang terjadi di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Ahad (28/03/2021).

“MUI mengutuk dengan keras tindakan pelaku peledakan bom di Makassar pagi ini yang telah membuat ketakutan di tengah-tengah masyarakat dan telah menyebabkan jatuhnya korban jiwa,” kata Anwar Abbas melalui pesan singkatnya kepada hidayatullah.com, Ahad (28/03/2021).

Anwar menyampaikan tindakan pemboman ini jelas-jelas tidak bisa ditolerir. Sebab, katanya, perbuatan yang dilakukan oleh pelaku bom sangat tidak manusiawi dan bertentangan dengan nilai-nilai dari ajaran agama manapun yang diakui di negeri ini.

“Untuk itu MUI meminta pihak aparat untuk mencari dan menangkap pelaku dan atau otak intelektual serta pihak-pihak yang ada di balik peristiwa ini serta membongkar motif dari tindakan yang tidak terpuji tersebut,” ujarnya.

Terakhir, kata Buya Anwar sapaan akrabnya, MUI meminta agar insiden peledakan bom di depan gereja di Makassar itu tidak dikaitkan dengan agama atau suku tertentu. Sebab menurutnya hal itu akan membuat keruh suasana.

“MUI juga meminta supaya masalah ini jangan dikait-kaitkan dengan agama dan atau suku tertentu di negeri ini karena hal demikian akan semakin membuat rumit dan keruhnya suasana,” pungkasnya.

Baca: JK Kutuk Keras Aksi Pengeboman di Depan Gereja Katedral Makassar

Sebelumnya diberitakan, Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Merdisyam memebeberkan detik-detik terjadinya ledakkan di depan Gereja Katedral Makassar, Sulsel. Dia mengatakan sebelum terjadi ledakan, terdapat satu orang yang mengendarai sepeda motor. Orang tersebut sempat ditahan oleh petugas.

“Ada orang naik sepeda motor, mau masuk ke parkiran, tapi dilarang, enggak lama ada ledakkan,” ujar Merdisyam dalam wawancara di saluran TV, Ahad (28/03/2021).

Merdisyam memastikan ledakan terjadi bukan di dalam gereja. Tapi di jalan raya persis depan gereja Katedral Makassar. “Jadi bukan di dalam gereja, masih di jalanan. Tidak masuk ke dalam gereja,” ujarnya.

Ledakan terjadi di depan Gereja Katedral Makassar pada sekitar pukul 10.28 WITA di Jalan Kajaolalido.* Azim Arrasyid

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

YBM PLN – IMS Hapus Tato 89 Napi di Nusakambangan

YBM PLN – IMS Hapus Tato 89 Napi di Nusakambangan

Anggota MPR: Jangan Ada Tembak di Tempat Peserta Aksi Unjuk Rasa

Anggota MPR: Jangan Ada Tembak di Tempat Peserta Aksi Unjuk Rasa

Menteri PPPA: Hukuman Kebiri Sudah Final dan Mengikat

Menteri PPPA: Hukuman Kebiri Sudah Final dan Mengikat

Ketum MUI: Kepergian Kiai Ali Mustafa Kehilangan bagi Umat

Ketum MUI: Kepergian Kiai Ali Mustafa Kehilangan bagi Umat

Wartawan Aceh Bentuk Kaukus Pembela Syariat Islam

Wartawan Aceh Bentuk Kaukus Pembela Syariat Islam

Baca Juga

Berita Lainnya