Kamis, 8 Juli 2021 / 28 Zulqa'dah 1442 H

Nasional

Pemerintah Larang Mudik Lebaran, Wakil Ketua MPR: Langkah Tepat Memutus Penyebaran Covid-19

mitigasi bencana Dok. Demokrat
Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan
Bagikan:

Hidayatullah.com — Wakil Ketua MPR RI, Syarief Hasan mendukung langkah pemerintah yang melarang mudik lebaran tahun ini. Larangan mudik tersebut resmi berlaku mulai tanggal 6-17 Mei 2021 yang diumumkan langsung oleh Menteri Koordinator PMK RI pada Jumat, (26/3/2021).

Dalam rilis Menko PMK bersama Menteri Agama, Menteri Sosial, dan Menteri Tenaga Kerja RI menyebutkan, larangan mudik dimulai tanggal 6-17 Mei 2021. Sebelum dan sesudah tanggal tersebut, masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan pergerakan dan kegiatan di luar daerah, kecuali perlu dan mendesak.

Politisi Partai Demokrat itu menyebut langkah pemerintah melarang mudik lebaran sudah tepat untuk meminimalisir potensi penyebaran pandemi Covid-19.

“Pelarangan mudik lebaran tahun ini sudah tepat untuk memotong rantai penyebaran pandemi Covid-19 yang berpotensi menyebar dari satu daerah ke daerah yang lain,” ungkap Syarief Hasan.

Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat ini juga mengingatkan pemerintah untuk fokus dalam upaya-upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

“Kasus positif Covid-19 masih terus bertambah dari hari ke hari. Pemerintah harus mengambil langkah-langkah taktis untuk mengupayakan pencegahan penyebaran Covid-19,” ungkapnya.

Memang, berdasarkan data terbaru dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyebutkan, kasus positif Covid-19 di Indonesia telah mencapai 1,48 juta kasus dengan 40 ribu pasien diantaranya meninggal dunia per- Kamis, (25/3/2021) dan kalau tidak tegas, maka diprediksikan Juni 2021 akan mencapai 2 juta korban terinfeksi Covid 19, sementara itu, kasus positif Covid-19 di dunia telah mencapai 125 juta kasus.

Lebih jauh, Syarief Hasan menilai, masih tingginya angka positif Covid-19 di Indonesia dan dunia mesti menjadi perhatian utama pemerintah.

“Pemerintah harus lebih tegas dalam pengimplementasian protokol kesehatan yang diikuti dengan optimalisasi program vaksinasi bagi masyarakat yang rentan,” pesannya.

Dia berharap, program vaksinasi yang dicanangkan pemerintah dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia.

“Hari ini, kita melihat meningkatnya antusiasme masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi. Pemerintah harus merespon antusiasme ini dengan melakukan vaksinasi, khususnya pada kelompok-kelompok rentan, seperti tenaga kesehatan, tenaga pendidikan, dan pelaku-pelaku UMKM,” ungkapnya.

Politisi Partai Demokrat ini juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudik lebaran tahun ini. “Tentu, kita semua berharap bisa berkumpul dengan keluarga setiap lebaran. Akan tetapi, dalam kondisi sulit ini, kita mesti bersabar sehingga pandemi Covid-19 ini dapat teratasi dengan baik. Kami dari Partai Demokrat akan terus bersama masyarakat untuk melawan pandemi Covid-19,” tutup Syarief Hasan.*

Rep: Azim Arrasyid
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

FPI Aceh Desak Kadis Pariwisata Batalkan Rencana Undang Ustadz Solmed

FPI Aceh Desak Kadis Pariwisata Batalkan Rencana Undang Ustadz Solmed

Parmusi Minta Organisasi Keagamaan di Indonesia Bersikap soal Rohingya

Parmusi Minta Organisasi Keagamaan di Indonesia Bersikap soal Rohingya

Menristekdikti akan Tempatkan Rektor Asing di Perguruan Tinggi Swasta

Menristekdikti akan Tempatkan Rektor Asing di Perguruan Tinggi Swasta

Prabowo Disambut Antusias Ribuan Masyarakat Jambi, Riau, Kepri

Prabowo Disambut Antusias Ribuan Masyarakat Jambi, Riau, Kepri

Menag: Indonesia dikenal Bangsa yang Agamis, Rukun, Damai

Menag: Indonesia dikenal Bangsa yang Agamis, Rukun, Damai

Baca Juga

Berita Lainnya