Sabtu, 25 September 2021 / 17 Safar 1443 H

Nasional

Waspada Pemalsuan Buku Nikah, Ini Cara Mengenali Yang Asli

Pemalsuan Buku Nikah
Bagikan:

Hidayatullah.comWaspadai pemalsuan buku nikah dan peredarannya! Imbauan ini disampaikan Kementerian Agama (Kemenag) menyusul adanya informasi penangkapan pelaku yang diduga telah melakukan pemalsuan buku nikah di Jakarta Utara. Masyarakat diminta waspada dengan beredarnya buku nikah palsu.

Lantas bagaimana mengenali buku nikah yang asli? Cermati panduan bagi masyarakat yang disampaikan oleh Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin .

Kamaruddin menjelaskan, buku nikah asli keluaran Kemenag memiliki pengamanan berlapis.

“Buku nikah yang dikeluarkan Kementerian Agama dilengkapi dengan perangkat pengaman berlapis, di antaranya menggunakan kertas security printing, visible ink multi colour, ada bagian-bagian yang dicetak timbul, menggunakan hologram yang sulit dipalsukan,” jelasnya di Jakarta, Rabu (17/03/2021).

Dalam keterangan resminya itu, Kamaruddin menjelaskan, pada bagian lain, data nikah yang dicetak dalam buku nikah adalah data yang telah terintegrasi dengan data berbasis e-KTP.

Kemudian, lanjutnya, pada bagian halaman tanda tangan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) terdapat quick response code (kode QR) yang terkoneksi dengan aplikasi Simkah berbasis web.

Bagi masyarakat yang ingin memastikan keaslian buku nikahnya, dapat melakukan pemindaian pada QR Code yang tertera pada buku nikah. QR Code yang dicetak pada buku nikah mulai terbitan tahun 2019 itu akan terhubung ke data pengantin yang tercatat di aplikasi Simkah.

“Sedangkan bagi masyarakat yang buku nikahnya terbit sebelum tahun 2019, dapat menghubungi petugas resmi KUA untuk dilakukan pengecekan data pencatatan nikah di KUA terkait. Kepada masyarakat yang menemukan indikasi adanya pemalsuan buku nikah diharapkan untuk melaporkannya kepada pihak yang berwajib,” ujarnya.

Kemenag pun meminta masyarakat untuk dapat langsung datang ke KUA bila ingin mendaftar pernikahan. Hal ini untuk menghindari korban sindikat buku nikah palsu.

“Agar tidak menjadi korban sindikat buku nikah palsu, masyarakat diminta langsung datang ke KUA untuk mendaftarkan pernikahannya atau  mengakses situs www.simkah.kemenag.go.id,” katanya sembari menambahkan masyarakat dapat memanfaatkan tarif nol rupiah jika menikah di Kantor KUA pada hari dan jam kerja.

“Kami informasikan bahwa tarif nikah yang dilaksanakan di kantor KUA pada hari dan jam kerja adalah nol rupiah, sementara jika menikah di luar KUA atau di luar jam kerja berlaku tarif Rp 600 ribu. Dengan menikah secara resmi melalui petugas KUA, masyarakat akan terhindar dari buku nikah palsu,” katanya.

Kamaruddin juga mengimbau penghulu maupun penyuluh agama yang bertugas di tengah masyarakat agar turut menyosialisasikan pentingnya mengakses layanan langsung ke KUA. Hal tersebut, kata dia, untuk memperoleh kepastian bahwa nikahnya tercatat sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Sebelumnya, jajaran kepolisian berhasil mengungkap sindikat pemalsuan buku nikah di wilayah Cilincing, Jakarta Utara. Polisi berhasil menangkap sedikitnya tujuh orang pelaku yang diduga terlibat dalam tindakan tersebut, masing-masing berinisial S (44), AH (39), BS (31), K (46), Y (44), S (56), dan A (38).

Selain mengamankan tujuh orang, polisi juga menyita barang bukti berupa enam buku nikah warna coklat dan hijau yang sudah terisi data, 40 buah buku nikah hijau kosong, 40 buah buku nikah merah kosong, 1.000 lembar sampul buku nikah warna merah, dan 1.850 sampul buku nikah warna hijau, stempel, mesin press, mesin pengering, alat laminating, alat sablon, handphone, seperangkat komputer beserta printer dan uang tunai hasil kejahatan.*

Rep: Muhammad Abdus Syakur
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Anggito Abimanyu: Tidak Ada Perusakan Situs Sejarah Islam di Makkah

Anggito Abimanyu: Tidak Ada Perusakan Situs Sejarah Islam di Makkah

Wah, Pengharum Ruangan DPR Bernilai Rp 1,59 Miliar

Wah, Pengharum Ruangan DPR Bernilai Rp 1,59 Miliar

Umat Islam di Bali Diserukan Qunut Nazilah

Umat Islam di Bali Diserukan Qunut Nazilah

Ormas Islam Tolak Konser  Cita Citata ke Nagan Aceh

Ormas Islam Tolak Konser Cita Citata ke Nagan Aceh

hukuman edhy prabowo

Terancam Hukuman Mati, Edhy Prabowo: Lebih Dari itu Saya Siap

Baca Juga

Berita Lainnya