Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Surati MA, Tim Kuasa Hukum Habib Rizieq Minta Persidangan Dilaksanakan Tatap Muka

Istimewa
Aziz Yanuar, Kuasa Hukum FPI yang juga Wasekum FPI.
Bagikan:

Hidayatullah.comTim kuasa hukum Habib Rizieq Shihab (HRS) mengaku telah menyurati Mahkamah Agung (MA) dan sejumlah lembaga lainnya agar persidangan kliennya dilaksanakan secara langsung atau tatap muka.

“Kami sudah berkirim surat kemarin ke MA, ke Komisi Yudisial (KY) ke majelis hakim, dan juga surat sudah, bukti sudah, argumen sudah, ternyata memang bermasalah, tunggu apalagi, hadirkan HRS dan lain-lain di persidangan pada sidang berikutnya,” kata ungkap salah satu kuasa hukum HRS, Aziz di Bareskrim Polri Jakarta, Selasa (16/03/2021).

Aziz menyebutkan surat yang sudah dikirimkan untuk membatalkan keputusan MA sebelumnya, yang menyatakan persidangan HRS dilakasanakan secara virtual. “(Keputusan sidang virtual) dari MA ada suratnya. Kami sudah menerima waktu itu keputusannya,”ujarnya.

Menurut Aziz kehadiran HRS secara langsung dalam persidangan sangat penting. Karena hanya peradilan itu satu-satunya jalan HRS untuk mendapatkan keadilan. “Inilah satu-satunya kesempatan terdakwa mencari keadilan,” kata Aziz.

Lebih lanjut, Aziz menyampaikan persidangan secara langsung juga diatur di perundangan-undangan, terlebih pada sejumlah perkara di pengadilan yang menghadirkan para terdakwanya.

“Karena KUHP mengatur seperti itu, dan KUHP lebih tinggi dibanding SEMA (Surat Edaran Mahkamah Agung), kemudian juga ada beberapa sidang lainnya juga dihadirkan, para terdakwa. Semua perkaranya tidak secara online melainkan dihadirkan langsung ke persidangan,” bebernya.

Sebelumnya, pada sidang perdana HRS memilih meninggalkan persidangan kasus tes swab yang digelar secara virtual oleh Pangadilan Negeri Jakarta Timur. Sebab, permohonannya untuk hadir secara langsung di muka persidangan ditolak oleh majelis hakim.

Ketua Majelis Hakim Khadwanto awalnya menyampaikan berdasar hasil musyarawah sidang akan tetap digelar secara virtual. Terlebih kendala teknis seperti gangguan jaringan internet yang dikeluhkan oleh Habib Rizieq dan tim kuasa hukum sudah teratasi.

“Jadi sidang online ini ya mau tidak mau harus kita jalankan. Saya mohon kepada penasihat hukum dan jaksa untuk menghormati acara sidang yang telah kita sepakati bersama,” kata Khadwanto dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (16/03/2021).

Sementara itu, Munarman salah satu kuasa hukum HRS bersikukuh menolak untuk melanjutkan persidangan jika tetap digelar secara virtual. Dia dan pihaknya pun ikut meninggalkan ruang persidangan.*

Baca juga: Hukum Tebang Pilih Petamburan, Jakarta dan Sumenep, Madura

Rep: Azim Arrasyid
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Didin Hafidhuddin: ‘Cinta Dunia’ Awal Mula Penyebab ‘Kecelakaan’ Bagi Manusia

Didin Hafidhuddin: ‘Cinta Dunia’ Awal Mula Penyebab ‘Kecelakaan’ Bagi Manusia

Anggota DPR yang Reses Diimbau Bantu Tanggap Darurat Banjir

Anggota DPR yang Reses Diimbau Bantu Tanggap Darurat Banjir

ICMI Minta DPR Perluas Kriteria Zina dalam UU KUHP

ICMI Minta DPR Perluas Kriteria Zina dalam UU KUHP

ACN: Kecam Intervensi Komnas HAM Terhadap Penertiban LGBT di Depok

ACN: Kecam Intervensi Komnas HAM Terhadap Penertiban LGBT di Depok

Sekolah Diminta Menyadarkan Murid soal Ruginya Mengikuti Valentine’s Day

Sekolah Diminta Menyadarkan Murid soal Ruginya Mengikuti Valentine’s Day

Baca Juga

Berita Lainnya