Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

MUI Rekomendasikan Vaksinasi Covid-19 saat Ramadhan Dilakukan pada Malam Hari

Vaksinasi Malam Ramadhan
Sekjen MUI Pusat Amirsyah Tambunan mengikuti vaksinasi Covid-19 perdana di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/01/2021).
Bagikan:

Hidayatullah.com- Majelis Ulama Indonesia (MUI) merekomendasikan agar vaksinasi Covid-19 selama bulan suci Ramadhan dilakukan pada malam hari terhadap umat Islam. Demikian salah satu rekomendasi MUI dalam fatwanya terkait vaksinasi Covid-19.

“Pemerintah dapat melakukan vaksinasi Covid-19 pada malam hari Bulan Ramadhan terhadap umat Islam yang siangnya berpuasa dan dikhawatirkan menyebabkan bahaya akibat lemahnya kondisi fisik,” ujar Ketua Bidang Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh dalam keterangannya di Jakarta dikutip pada Rabu (17/03/2021)

Selain itu, dalam rekomendasi lainnya, MUI menyatakan, pemerintah dapat melakukan vaksinasi Covid-19 pada saat bulan Ramadhan untuk mencegah penularan wabah Covid-19 dengan memperhatikan kondisi umat Islam yang sedang berpuasa.

“Umat Islam wajib berpartisipasi dalam program vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan oleh Pemerintah untuk mewujudkan kekebalan kelompok dan terbebas dari wabah Covid-19,” tambahnya.

Baca: Bagaimana Hukum Vaksinasi Covid-19 saat Berpuasa? MUI Keluarkan Fatwanya

Dalam Fatwa Nomor 13 Tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi Covid-19 Saat Berpuasa itu, MUI menyebutkan sejumlah ketentuan hukum. “Pertama, vaksinasi Covid-19 yang dilakukan dengan injeksi intramuscular tidak membatalkan puasa,” ujarnya.

Ketentuan hukum kedua, “Hukum melakukan vaksinasi Covid-19 bagi umat Islam yang sedang  berpuasa dengan cara injeksi intramuscular adalah boleh sepanjang tidak menyebabkan bahaya (dlarar).”

Dalam fatwa ini, yang dimaksud dengan vaksinasi adalah proses pemberian vaksin dengan cara disuntikkan atau diteteskan ke dalam mulut untuk meningkatkan produksi antibodi guna menangkal penyakit tertentu.

Adapun injeksi intramuskular, jelasnya, adalah injeksi yang dilakukan dengan cara menyuntikkan obat atau vaksin melalui otot.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Soeharto Layak Diberi Gelar Pahlawan Nasional?

Soeharto Layak Diberi Gelar Pahlawan Nasional?

Cahaya Islam di Penjara Bolaang Mongondow

Cahaya Islam di Penjara Bolaang Mongondow

Ini Beberapa Kesepakatan Dialog GNPF MUI – Polri terkait Aksi Bela Islam III

Ini Beberapa Kesepakatan Dialog GNPF MUI – Polri terkait Aksi Bela Islam III

KH Arifin Ilham akan Ikut Aksi 4 November, Berharap Damai

KH Arifin Ilham akan Ikut Aksi 4 November, Berharap Damai

IIBF Bantah Heppy Trenggono Caketum PBB

IIBF Bantah Heppy Trenggono Caketum PBB

Baca Juga

Berita Lainnya