Sabtu, 18 September 2021 / 11 Safar 1443 H

Nasional

Ramai Wacana Jabatan Presiden 3 Periode, Prof Jimly: Ini Ide Buruk

jokowi terorisme BPMI Setpres
Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Bagikan:

Hidayatullah.com- Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof Jimly Asshiddiqie ikut menanggapi wacana yang berkembang di ranah publik soal presiden menjabat 3 periode. Menurutnya ini akal-akalan saja.

“Jangan ada yang terpancing dengan wacana masa jabatan presiden 3 periode. Ini ide yang buruk dari semua seginya dan cuma digulirkan sebagai jebakan saja,” kata Prof Jimly melalui akun Twitter @jimlyAs, pada Ahad (14/03/2021) seperti yang dilihat hidayatullah.com.

Anggota DPD RI itu mengatakan bangsa Indonesia tidak membutuhkan perpanjangan jabatan presiden hinggga 3 periode. Seperti diketahui, sesuai ketentuan perundang-undangan, masa jabatan presiden dibatasi hanya 2 periode saja.

“Bangsa kita pun juga tidak membutuhkan perpanjangan masa jabatan presiden sama sekali. Maka kalau ada ide perubahan terbatas UUD, jangan kaitkan dengan isu 3 periode ini,” terangnya.

Sebelumnya jagat maya ramai karena narasi 3 periode kembali disinggung oleh Amien Rais di YouTube channel miliknya.

“Penciuman politik saya ini mengarah pada sesuatu yang bisa mengagetkan, tetapi masih ada harapan ini ada mendung. Tapi, mendung itu akan sirna jika ada angin kencang enggak jadi hujan,” sebut Amien melalui saluran Youtube, Ahad (14/03/2021).

Sebelumnya sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo telah membantah jika dirinya mau jabatan presiden diperpanjang menjadi tiga periode. Jokowi justru mengaku menolak wacana itu. “Usulan itu menjerumuskan saya,” sebut Jokowi pada Twitter resminya yang terverifikasi, Ahad (02/12/2019).* Azim Arrasyid

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Bertemu Wapres, Muhammadiyah Sampaikan 3 Sikap soal Pembakaran Bendera

Bertemu Wapres, Muhammadiyah Sampaikan 3 Sikap soal Pembakaran Bendera

Anggota DPR Ingatkan Pemerintah PR Masalah Pengangguran

Anggota DPR Ingatkan Pemerintah PR Masalah Pengangguran

Hak dan Kedudukan Wanita dalam Islam menurut Syeikh Salman Al Audah

Hak dan Kedudukan Wanita dalam Islam menurut Syeikh Salman Al Audah

Penerapan Syariat Islam di Aceh Jalan Di Tempat

Penerapan Syariat Islam di Aceh Jalan Di Tempat

Menag Sebut Indonesia Bukan Negara Islam Tapi Bukan Negara Sekuler

Menag Sebut Indonesia Bukan Negara Islam Tapi Bukan Negara Sekuler

Baca Juga

Berita Lainnya