Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Tengku Zulkarnain: Menuduh Pengguna Cadar Ekstrimis Itu Keblinger

Tengku Zulkarnain Cadar rifa'i fadhly/hidayatullah.com
KH Tengku Zulkarnain semasa menjabat Wasekjen MUI di kantor MUI Pusat, Jakarta, Rabu (03/05/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com–Penceramah Ustadz Tengku Zulkarnain menyindir sejumlah tokoh Islam yang kerap menyoroti penggunaan cadar bagi muslimah. Meski tidak menyebut nama, Dia menilai, tokoh-tokoh Islam itu pasti sepakat dengan Negara Sri Lanka yang baru-baru ini melarang penggunaan cadar bagi muslimah.

“Akibat beberapa tokoh Islam yang keblinger mengatakan di mana-mana bahwa cadar penutup wajah bagi muslimah bukan ajaran Islam. Kini Sri Lanka dan beberapa negara lain sudah berani mengeluarkan larangan cadar bahkan menuduh itu pakaian ekstrimis Islam. Itukah yg kelompok keblinger mau,” kata Tengku Zul di Twitternya, seperti dikutip Hidayatullah, Minggu (14/03/2021).

Mantan Wasekjen MUI itu mengatakan para tokoh Islam itu bukan saja menyoroti cadar, tetapi juga jenggot dan celana cingkrang di kalangan muslim. Padahal kata Tengku Zul, cara berpakaian itu ada dalam ajaran Islam.

“Beberapa tokoh keblinger itu selalu menyerang cadar, sorban, jenggot, celana cingkrang dan lain-lain yang jelas jelas ada dalam ajaran Islam,” ujar Tengku Zulkarnain.

Mereka lanjut Tengku Zul menyoroti cara berpakaian yang sesuai aturan Islam, tapi tak sekali pun mengomentari pakaian seksi yang menampakkan aurat.

“Belum pernah sekalipun mulut mereka keluar celaan terhadap rok mini, pakaian umbar aurat, pembicaraan cabul di media dll. Apa hobinya sama?” kata Tengku Zul.

Diketahui, Sri Lanka baru saja membuat aturan larangan untuk para siswi di sekolah-sekolah menggunakan cadar atau burqa. Menteri Keamanan Publik Sri Lanka, Sarath Weerasekera penggunaan burqa adalah simbol ekstrimisme dan dirinya tidak ingin itu ada di negaranya.

“Dulu, muslim perempuan tidak pernah menggunakan burqa. Hal itu adalah wujud ekstrimisme yang baru datang akhir-akhir ini. Kami akan melarangnya,” ujar Weerasekera, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (13/03/2021).*

Rep: Azim Arrasyid
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Kepengurusan Baru, PII akan Fokus Lakukan Pembinaan Pelajar

Kepengurusan Baru, PII akan Fokus Lakukan Pembinaan Pelajar

Firdaus Memorial Park, Pemakaman untuk Kaum Dhuafa

Firdaus Memorial Park, Pemakaman untuk Kaum Dhuafa

MUI: Harusnya Negara Bimbing Aliran Kepercayaan Agar Beragama

MUI: Harusnya Negara Bimbing Aliran Kepercayaan Agar Beragama

Indonesia Harus Mengacu Konstitusi Terkait Palestina

Indonesia Harus Mengacu Konstitusi Terkait Palestina

Ramadhan, Aktivitas Sekolah di Padang Pindah ke Masjid

Ramadhan, Aktivitas Sekolah di Padang Pindah ke Masjid

Baca Juga

Berita Lainnya