Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Kuasa Hukum: HRS Rayakan Isra Miraj di Rutan Bareskrim

sidang-habib-rizieq
Bagikan:

Hidayatullah.comHabib Rizieq Shihab (HRS) tetap memperingati peristiwa Isra Miraj meski dalam rumah tahanan (Rutan) di Bareskrim Polri. Kuasa hukum Eks Imam Besar FPI, Aziz Yanuar mengatakan bahwa HRS bersama dengan Kepala Rutan dan Kabagtahti menggelar sejumlah kegiatan, pada Kamis (11/03/2021) kemarin.

“Aktivitas persiapan acara pekan Isra Miraj 1442 H sudah dimulai dari hari Ahad (7/3) yang lalu, dan acara aneka lomba sudah mulai digelar sejak hari Selasa (9/3), serta puncak finalnya Kamis malam,” kata Aziz kepada wartawan, Jumat (12/03/2021).

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembagian hadiah dan ceramah Isra Miraj usai pelaksanaan shalat Jumat. Aziz mengatakan HRS masih aktif berdakwah dan mengajarkan ilmu-ilmu agama selama berada di dalam tahanan.

Aziz membeberkan, beberapa lomba keagamaan yang digelar HRS dalam rangka Isra Miraj itu seperti Tilawatil Qur’an, Azan, Nasyid, Qashidah, Puisi & Cerdas Cermat Agama. Setidaknya, ada sekitar 50 tahanan yang mengikuti perlombaan. “Acara tersebut disambut sangat antusias oleh semua warga binaan,”terangnya.

Lebih lanjut, Aziz mengungkap HRS akan memberikan ceramah keagamaan pada 12 dan 13 Maret di dua blok rutan yang berbeda, yakni untuk tahanan narkoba dan kriminal umum. Adapun tema yang akan dibawakannya yaitu ‘Membangun Bangsa dan Negara dengan Akhlaq Karimah’.

Menurut Aziz suasana dalam rutan Bareskrim saat ini sudah seperti berada di pesantren ataupun masjid. Pasalnya, kata dia, setiap hari dilakukan shalat berjamaah, dzikir, pengajian, dan buka puasa bersama.

Aziz menerangkan, keberadaan HRS di balik jeruji besi tak memudarkan agenda revolusi akhlak yang digaungkan kliennya itu sejak kembali ke tanah air Indonesia akhir tahun lalu.

“Jeruji penjara tidak jadi penghalang bagi perjuangan IB-HRS dkk, justru di dalam penjara IB-HRS dkk telah membuktikan secara langsung dengan praktik bahwa revolusi akhlak adalah solusi terbaik bagi problem bangsa dan negara”ungkapnya.

HRS sendiri akan menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Selasa (16/03/2021) pekan depan. HRS bakal didakwa untuk tiga perkara yang berbeda: kerumunan Petamburan, Jakarta Pusat; kerumunan Megamendung, Jawa Barat; dan terakhir terkait kasus swab Covid-19 di RS Ummi, Bogor.

Dalam kasus Petamburan, HRS akan didakwa dengan lima pasal alternatif, yakni Pasal 160 KUHP jo Pasal 99 Undang-undang nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Atau, Pasal 216 ayat (1) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, atau ketiga Pasal 93 UU nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Kemudian, pasal 14 ayat (1) UU nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Atau terakhir Pasal 82A ayat (1) jo 59 ayat (3) huruf c dan d UU nomor 16 Tahun 2017 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan atas UU nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan menjadi UU jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 10 huruf b KUHP jo Pasal 35 ayat (1) KUHP.*

Baca juga: HRS Tetap Berdakwah di Rutan Bareskrim, Mengajar Al-Qur’an dan Shalat Tahanan Lain

Rep: Azim Arrasyid
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Buya Yahya Sudah Membaik Usai Kecelakaan Sepulang Berdakwah

Buya Yahya Sudah Membaik Usai Kecelakaan Sepulang Berdakwah

Akun Said Didu: Akun Din Syamsuddin Diretas Sejak Kemarin (Lusa)

Akun Said Didu: Akun Din Syamsuddin Diretas Sejak Kemarin (Lusa)

Penyampaian Tuntutan atas Ahok Ditunda, JPU Bantah Ada Tekanan Politis

Penyampaian Tuntutan atas Ahok Ditunda, JPU Bantah Ada Tekanan Politis

TP3 Penembakan 6 Laskar FPI akan Terbitkan Buku Putih ‘Bukti’ Pelanggaran HAM Berat

TP3 Penembakan 6 Laskar FPI akan Terbitkan Buku Putih ‘Bukti’ Pelanggaran HAM Berat

Amerika Serikat dan Iran Mulai Jajaki Kerja Sama Energi

Amerika Serikat dan Iran Mulai Jajaki Kerja Sama Energi

Baca Juga

Berita Lainnya