Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Pemerintah Resmi Cabut Lampiran Perpres Investasi Miras

Perpres investasi miras jokowi
Presiden Jokowi Sampaikan Pidato pada Sidang Majelis Umum ke-75 PBB [Foto Setneg]
Bagikan:

Hidayatullah.com — Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi mencabut lampiran perpres yang mengatur pembukaan investasi baru industri minuman keras (miras) yang mengandung alkohol. Hal itu ia sampaikan dalam siaran pers daring.

“Setelah menerima masukan-masukan dari ulama-ulama MUI, Nahdlatul Ulama NU, Muhammadiyah, dan ormas-ormas lainnya, serta tokoh-tokoh agama yang lain, dan juga masukan-masukan dari provinsi dan daerah,” kata Jokowi seperti yang dilihat Hidayatullah.com di kanal Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (02/03/2021).

“Bersama ini saya sampaikan, saya putuskan lampiran perpres terkait pembukaan investasi baru dalam industri miras yang mengandung alkohol saya nyatakan dicabut,”sambung Jokowi.

Diketahui, Perpres Nomor 10 Tahun 2021 yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 02 Februari 2021 itu mengatur Bidang Usaha Penanaman Modal minuman keras (miras). Perpres itu mendapat penolakan berbagai pihak.*

Baca juga: MUI, NU, Muhammadiyah Tegas Tolak Perpres Investasi Miras

Rep: Azim Arrasyid
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Menkes: Remaja Melahirkan di Bawah 20 Tahun Makin Mencemaskan

Menkes: Remaja Melahirkan di Bawah 20 Tahun Makin Mencemaskan

Kasus Pembakaran Warga, Pengamat: Tak Bisa Dikaitkan dengan Sifat Pemeluk Agama Tertentu

Kasus Pembakaran Warga, Pengamat: Tak Bisa Dikaitkan dengan Sifat Pemeluk Agama Tertentu

Massa GMJ Datangi KPK Pertanyakan Kasus Sumber Waras yang Melibatkan Ahok

Massa GMJ Datangi KPK Pertanyakan Kasus Sumber Waras yang Melibatkan Ahok

Polisi Bantah Video, MUI dan Muhammadiyah Masih Punya 5 Bukti

Polisi Bantah Video, MUI dan Muhammadiyah Masih Punya 5 Bukti

Aksi Peduli Rohingya, Komunitas Dakwah Jakarta Gambarkan Kekejaman Myanmar

Aksi Peduli Rohingya, Komunitas Dakwah Jakarta Gambarkan Kekejaman Myanmar

Baca Juga

Berita Lainnya