Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Keuangan Syariah Indonesia Masih di Bawah Malaysia dan Arab Saudi

Murniati
konferensi internasional tentang perbankan dan keuangan syariah dengan tema The First International Conference on Islamic Banking and Finance (ICIBF) di kota suci Makkah, Saudi Arabia
Bagikan:

Hidayatullah.com — Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Heru Kristiyana mengatakan ekonomi dan keuangan Syariah global Indonesia naik satu peringkat dari sebelumnya, Menurutnya, capaian itu sebagai prestasi, sebab melihat kondisi ekonomi saat ini yang turun.

Berdasarkan hasil Global Islamic Economy Indicator Score Rank 2020. Indonesia kini menempati peringkat empat sebelumnya peringkat lima.

“Saya ingin menyampaikan di tengah kondisi perekonomian yang sedang menurun, ekonomi syariah Indonesia tetap berprestasi pada Global Islamic Economy Indicator Score Rank tahun 2020-2021. Indonesia naik satu peringkat dari tahun sebelumnya,” kata Heru dalam launching Roadmap Pengembangan Perbankan Syariah Indonesia (RP2SI) 2020-2025, Kamis (25/02/2021).

Meski begitu, Heru menyebut posisi Indonesia itu masih berada di bawah Malaysia yang menduduki posisi pertama, lalu Saudi Arabia posisi kedua, dan Uni Emirat Arab posisi ketiga. “Jadi kita akan terus pantau, semoga kita juga akan terus naik peringkatnya, mudah-mudahan nanti akan lebih tinggi di dari Uni Emirat Arab,” ujarnya.

Baca juga: Wapres Ma’ruf Amin: Banyak Muslim Milenial Kembangkan UKM Berbasis Syariah

Sementara itu, kata Heru di sisi lain keuangan Syariah Indonesia juga mencatatkan prestasi. Pada Islamic Finance Country Index (IFCI) 2020, Indonesia menempati Posisi kedua. Sama halnya juga di Islamic Finance Development Indicator 2020, Indonesia juga menempati posisi yang sama.

“IFCI menyatakan bahwa peningkatan peringkat Indonesia merupakan dampak positif dari terbitnya master plan economy dan keuangan syariah 2019-2024, moga-moga nanti peluncuran masterplan kita ini juga akan menaikkan peringkat kita di dalam peringkat-peringkat ekonomi Islam dunia,”jelasnya.

Menurut Heru peningkatan itu dipengaruhi oleh indicator knowledge dan awareness yang didorong oleh jumlah lembaga pendidikan keuangan syariah.  Termasuk publikasi penelitian terkait dengan keuangan syariah kepada masyarakat yang meningkat.

“Ini tentunya membaggakan kita dan kami juga berharap bahwa prestasi-prestasi ini dapat terus didukung dengan berbagai stakeholder, dan tentunya juga perbankan syariah kita akan mencatatkan prestasi-prestasi yang membanggakan di tahun-tahun selanjutnya,” tandas Heru.*

Rep: Azim Arrasyid
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

GP Ansor Kalsel Siap Ambil Tindakan atas ‘Penghinaan’ Ahok terhadap KH Ma’ruf Amin

GP Ansor Kalsel Siap Ambil Tindakan atas ‘Penghinaan’ Ahok terhadap KH Ma’ruf Amin

RI-Australia Akan Bangun Pusat Antiteror di Indonesia

RI-Australia Akan Bangun Pusat Antiteror di Indonesia

Kisah Si Kecil Penjual Kopi: Jika Aku Pergi Siapa Yang Berjuang Untuk Palestina?

Kisah Si Kecil Penjual Kopi: Jika Aku Pergi Siapa Yang Berjuang Untuk Palestina?

Masyarakat Bali Semakin Sadar Produk Halal

Masyarakat Bali Semakin Sadar Produk Halal

Plus dan Minus Capres-Cawapres soal Penegakan Hukum

Plus dan Minus Capres-Cawapres soal Penegakan Hukum

Baca Juga

Berita Lainnya