Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Pemerintah Pangkas Cuti Bersama 2021, Dari Semula 7 Hari, Kini Tinggal 2 Hari

cuti bersama tahun 2021
Bagikan:

Hidayatullah.com — Pemerintah telah menyepakati dan menetapkan perubahan cuti bersama tahun 2021. Kesepakatan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Hal itu diputuskan dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Peninjauan SKB Cuti Bersama tahun 2021 yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. Rapat itu dihadiri oleh Menteri PAN RB Tjahjo Kumolo, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Sekjen Kemenag Nizar Ali, Sekjen Kemnaker, Asops Kapolri dan Pejabat Eselon 1 K/L terkait.

“Dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) sebelumnya terdapat 7 hari cuti bersama. Setelah dilakukan peninjauan kembali SKB, maka cuti bersama dikurangi dari semula 7 hari menjadi hanya tinggal 2 hari saja” kata Muhadjir dalam Rapat Koordinasi di Kantor Kemenko PMK, pada Senin (22/02/2021).

Adapun cuti bersama tahun 2021 yang dipangkas sebanyak 5 hari, yakni, tanggal 12 Maret Cuti Bersama dalam rangka Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Tanggal 17, 18, 19 Mei Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Dan terakhir tanggal 27 Desember: Cuti Bersama dalam rangka Hari Raya Natal 2021.

Sementara cuti bersama yang tetap yakni pada  12 Mei dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, dan 24 Desember dalam rangka Raya Natal 2021. Pertimbangan mengapa masih diberikan satu hari menjelang Hari Raya Idul Fitri dan satu hari menjelang Natal, agar memudahkan Polri dalam mengelola pergerakan masyarakat.

“Jangan sampai terjadi penumpukan pada satu hari dan justru akan berbahaya,” imbuh Muhadjir.

Lebih lanjut Menko PMK menjelaskan beberapa alasan pengurangan libur, yakni kurva peningkatan Covid-19 belum melandai meski berbagai upaya sudah dilakukan. Sehabis libur panjang, ada kecenderungan kasus covid 19 mengalami peningkatan. Mobilitas masyarakat cenderung naik. Sementara itu program vaksinasi sedang berjalan.

“Oleh karena itu pemerintah perlu meninjau kembali cuti bersama yang berpotensi mendorong terjadinya arus pergerakan orang sehingga penularan meningkat,” tuturnya.

Pemerintah juga tetap menghimbau agar masyarakat menjalankan 5M protokol kesehatan dan berusaha bersama-sama memutus rantai penularan Covid-19. “Sekali lagi ditegaskan bahwa Tahun 2021 Cuti Bersama dipotong 5 hari dari 7 hari yang ada,” pungkas Menko Muhadjir.*

Baca juga: Wajib Taat pada Pemimpin. Bagaimana Kalau Pemimpinnya Zalim?

Rep: Azim Arrasyid
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Ribuan Massa dari Garut, Solo, Ciamis, Jakarta Hadiri Tabligh Akbar

Ribuan Massa dari Garut, Solo, Ciamis, Jakarta Hadiri Tabligh Akbar

45 WN Tiongkok Diadili karena Kerja Tanpa Izin di Kalimantan Barat

45 WN Tiongkok Diadili karena Kerja Tanpa Izin di Kalimantan Barat

Raja Arab Saudi Terima Tanda Kehormatan Bintang Adipurna dari Presiden RI

Raja Arab Saudi Terima Tanda Kehormatan Bintang Adipurna dari Presiden RI

BI: Perbankan Syariah Mesti Benahi Tiga Tantangan

BI: Perbankan Syariah Mesti Benahi Tiga Tantangan

Peneliti: UU KPK Hasil Revisi DPR-Presiden Potensial Cacat Formil

Peneliti: UU KPK Hasil Revisi DPR-Presiden Potensial Cacat Formil

Baca Juga

Berita Lainnya