Rabu, 3 Maret 2021 / 19 Rajab 1442 H

Nasional

Agar Tak Menyimpang, Din Syamsuddin Dorong Revisi SKB 3 Menteri Soal Seragam

Ali Muhtadin/hidayatullah.com
Ketua CDCC Din Syamsuddin (kanan) dalam konferensi pers CDCC tentang tragedi Rohingya di Jakarta, Kamis (07/09/2017).
Bagikan:

Hidayatullah.com— Mantan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Din Syamsuddin mendorong adanya perbaikan dalam aturan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri soal pakaian di sekolah. Menurutnya, SKB 3 Menteri perlu direvisi agar tidak menyimpang.

“Perlu sekali dihilangkan, dicabut, ditarik atau dengan bahasa moderat, disarankan direvisi agar tidak menyimpang dari nilai-nilai dasar dan budaya Indonesia,” kata Din dalam diskusi daring yang dipantau dari Jakarta, Rabu (17/2/2021) dikutip laman Antara News.

Ia mengatakan SKB 3 Menteri tersebut muncul di tengah polemik hijab di salah satu sekolah negeri di Sumatera Barat. Peraturan yang disepakati Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama dan Kementerian Dalam Negeri itu jika ditinjau dari sisi sosiologis dan antropologis kultural bertentangan dengan kearifan lokal.

Menurut dia, dengan SKB 3 Menteri dengan memberi larangan sekolah mengatur seragam siswa didiknya akan mengurangi sisi religiusitas di lingkungan pendidikan.  Dalam forum webinar yang sama, pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Siti Zuhro mengatakan sejatinya SKB 3 Menteri belum memiliki urgensi karena justru dapat memisahkan religiusitas dari dunia pendidikan.

Lembaga pendidikan, kata dia, sedang berupaya menanamkan budi pekerti dengan salah satu instrumennya adalah materi-materi keagamaan seperti melalui aturan pakaian di sekolah. Hal itu sebaiknya ditinjau kembali oleh pemerintah agar mengurangi keresahan unsur masyarakat yang menginginkan nilai religiusitas melalui aturan berpakaian yang proporsional.

Siti mengatakan ada keresahan dari unsur masyarakat terkait SKB 3 Menteri itu dan sebaiknya aspirasi mereka diserap dan diakomodasi. “Pendidikan sebaiknya bisa mentransfer nilai yang cukup. Kalau ada keresahan maka keberpihakan sedang tidak ada kepada kita,” katanya.*

Rep: Azim Arrasyid
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Ini Topik-topik Bahasan dalam Rakernas MUI

Ini Topik-topik Bahasan dalam Rakernas MUI

KPI Ingatkan Program Televisi Ramadhan Agar Berkualitas

KPI Ingatkan Program Televisi Ramadhan Agar Berkualitas

Ulama Gaza Kunjungi Indonesia untuk Galang Dana Pembangunan TK

Ulama Gaza Kunjungi Indonesia untuk Galang Dana Pembangunan TK

Soal Aliran Kepercayaan, Kemendagri Dengarkan Masukan MUI

Soal Aliran Kepercayaan, Kemendagri Dengarkan Masukan MUI

JK ingin Ponpes Majukan Pengetahuan Bisnis

JK ingin Ponpes Majukan Pengetahuan Bisnis

Baca Juga

Berita Lainnya