Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Tak Mungkin Bersatu Sunni dan Syiah

Murtadha Sudani/Anadolu Agency
Poster tokoh Syiah Sadr Moqtada al-Sadr
Bagikan:

Hidayatullah.com–Apa bedanya Sunni dengan Syiah? Mungkinkah keduanya bersatu? Ini pertanyaan yang sering muncul di umat.

Perbedaan Syiah dan Sunni bukan furu’iyah. Itu kata peneliti Kholid Muslih dari Universitas Darussalam Gontor.

Kholid Muslih sangat intensif meneliti dan mengamati perkembangan Syiah di Indonesia.

Saat meraih gelar master di Universitas Al Azhar, Mesir, ia menulis thesis  berjudul al-Ittijah as-Syi’i al-Itsna Aysari wa al-Inikasatuhu Ala al-Munjama’ as-Sunni fi Indonesia (Tren Syiah 12 Imam; implikasinya terhadap masyarakat Sunni di Indonesia).

Melanjutkan studi doktor pada universitas yang sama, pengajar di Universitas Darussalam (Unida) Gontor ini  menulis desertasi Welayat al-faqih; Qiraah Naqdiyyah Linn Idham as-Siyasi as-Syi’i al-Mu’ashir, Muqaranah bi as-Syura wa ad-Dimukrothiya. (Welayat Faqih; studi kritis atas konsep politik Syiah kontemporer,  komparasi dengan konsep syura dan demokrasi.

Apa bedanya Sunni dan Syiah, simaklah di sini

Rep: Bambang S
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Pilkada 2018, Kontestan Diminta Tunjukkan Kemuliaan Hati

Pilkada 2018, Kontestan Diminta Tunjukkan Kemuliaan Hati

Kedatangan Neno Warisman Disambut Antusias Ribuan Warga Batam

Kedatangan Neno Warisman Disambut Antusias Ribuan Warga Batam

BPJPH Akui Proses Penyusunan RPP JPH Tak selalu Mulus

BPJPH Akui Proses Penyusunan RPP JPH Tak selalu Mulus

Kisah Persahabatan Tiga Sekawan

Kisah Persahabatan Tiga Sekawan

YLKI Kritik Menpora Dukung Audisi yang Disponsori Djarum

YLKI Kritik Menpora Dukung Audisi yang Disponsori Djarum

Baca Juga

Berita Lainnya