Rabu, 3 Maret 2021 / 19 Rajab 1442 H

Nasional

Jimly Sebut Revisi UU ITE Lebih Mudah Judical Review di MK

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof. Prof Dr Jimly Asshiddiqie
Bagikan:

Hidayatullah.com — Mantan Ketua Mahkamah Kontitusi (MK) Jimly Asshiddiqie mengerti alasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mewacanakan revisi UU ITE karena dinilai multi tafsir dan ada pasal karet. Hal itu ia sampaikan di akun media sosial Twitter @JimlyAs.

Jimly, menyebut ada dua cara revisi yakni melalui DPR atau Mahkamah Konstitusi MK.

“UU ITE bisa diperbaiki via Legislatif melalui review di DPR atau lebih mudah melalui judicial review di Mahkamah Konstitusi,” kata Jimly melalui cuitan di akun Twitternya seperti yang dilihat Hidayatullah.com, Rabu (17/02/2021).

Namun, menurut Anggota DPD RI ini ada syarat yang harus dimiliki hakim-hakim di MK jika UU ITE direvisi di sana, yaitu para hakim harus sungguh-sungguh menghayati moralitas dari konstitusi.

“Asal para hakim sungguh-sungguh hayati makna living & evolving morality of the constitution dengan jangkauan pikiran sesuai perkembangan ke depan sehingga dapat terus menata kehidupan bernegara yang kian berkualitas & berintegritas,” tegasnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyatakan, siap meminta DPR RI untuk merevisi UU ITE, jika memang keberadaan UU ITE dirasa belum dapat memberikan rasa keadilan di tengah masyarakat.

“Kalau Undang-Undang ITE tidak bisa memberikan rasa keadilan, ya saya akan minta kepada DPR untuk bersama-sama merevisi Undang-Undang ITE ini karena di sinilah hulunya,” ungkap Jokowi saat memberikan arahan dalam RaPim TNI-Polri 2021 di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/02/2021).

Rep: Azim Arrasyid
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Tahap II, Bantuan Pesantren Rp 1 Triliun di Era Covid Segera Cair

Tahap II, Bantuan Pesantren Rp 1 Triliun di Era Covid Segera Cair

Mahfud MD: Perda Bernuansa Syariah Sudah Ada dalam KUHP

Mahfud MD: Perda Bernuansa Syariah Sudah Ada dalam KUHP

Dukung Kiai Ma’ruf, GNPF MUI Tegaskan Pengawalan Fatwa dan Marwah Ulama

Dukung Kiai Ma’ruf, GNPF MUI Tegaskan Pengawalan Fatwa dan Marwah Ulama

Maraknya TV Kabel Berlangganan Mengancam Anak-anak

Maraknya TV Kabel Berlangganan Mengancam Anak-anak

Dulu Ahok Bilang “Merem Saja Pertamina Untung Asal Diawasi”, Kini Pertamina Rugi, Apa Tidak Diawasi?

Dulu Ahok Bilang “Merem Saja Pertamina Untung Asal Diawasi”, Kini Pertamina Rugi, Apa Tidak Diawasi?

Baca Juga

Berita Lainnya