Selasa, 28 September 2021 / 20 Safar 1443 H

Nasional

Hari ini Wapres Ma’ruf Amin Disuntik Vaksin Covid-19

Setwapres
Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin dalam sambutannya pada acara Hari Bahasa Arab Sedunia yang digelar secara virtual, Jumat (18/12/2020).
Bagikan:

Hidayatullah.com — Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin dijadwalkan akan menerima vaksin Covid-19 hari ini. Hal itu setelah diterbitkannya izin penggunaan darurat (emergency use of authorization) untuk kelompok lansia.

Vaksinasi Ma’ruf Amin rencananya dilaksanakan di Pendopo Kediaman Resmi Wapres, Jalan Diponegoro Nomor 2 Jakarta, Rabu (17/02/2021). Hal itu berdasarkan keterangan tertulis kantor Wapres yang dilihat hidayatullah.com.

Ikut sertanya Ma’ruf yang kini berusia 77 tahun dalam program vaksinasi, tentu diharapkan dapat memberikan contoh nyata uji klinis keamanan penggunaan vaksin kepada lansia bagi masyarakat.

Adapun program vaksinasi Covid-19 untuk kelompok usia 18-59 tahun telah berjalan secara bertahap sejak 13 Januari 2021 lalu. Melalui program vaksinasi, pemerintah dan masyarakat Indonesia menaruh harapan besar agar herd immunity segera terwujud dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Vaksinasi untuk kelompok usia 18-59 tahun dilakukan setelah pada 5 Februari 2021, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), mengeluarkan persetujuan penggunaan dalam kondisi darurat atau emergency use of authorization (EUA) vaksin CoronaVac untuk usia di atas 60 tahun. Menurut Kepala BPOM, Penny Lukito, kebijakan tersebut dilakukan berdasarkan pertimbangan banyaknya korban meninggal terinfeksi virus corona pada kelompok usia tersebut.

“Angka kematian akibat Covid-19 ini menunjukkan data statistik bahwa kelompok usia lanjut atau lansia menduduki porsi cukup tinggi, yaitu sekitar 47,3%, berdasarkan data terakhir yang kami dapatkan dari KPC-PEN (Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional),” kata Penny.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, persentase lansia yang terpapar Covid di Indonesia sejumlah 10%, namun total yang meninggal karena Covid-19 mencapai angka 50%. Hal tersebut menunjukkan risiko besar bagi para lansia di dalam mengghadapi pandemi Covid-19.

“Karena berbasis risiko. Kalau tenaga kesehatan risikonya tinggi karena sering dan banyak terekspos virus. Kalau lansia didahulukan karena risikonya tinggi, kalau terkena, kemungkinan fatalnya besar,” kata Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, pada keterangan persnya secara virtual, Ahad (07/01/2021).

Sementara itu, juru bicara Wapres Masduki Baidlowi sebelumnya mengatakan, Wapres Ma’ruf siap kapan saja untuk disuntik vaksin Covid-19. Namun harus mendapatkan rekomendasi dari Tim Dokter Kepresidenan.

“Wapres itu siap (divaksin) kapan saja, tetapi itu nanti akan ditentukan dari tim kesehatan dan Tim Dokter Kepresidenan. Kalau dinyatakan siap oleh Tim Dokter, maka Wapres akan siap, kalau (disarankan) nggak, ya nggak (divaksin),” kata Masduki di Jakarta, Ahad (07/02/2021).

Masduki menambahkan, Tim Dokter Kepresidenan juga telah bekerja untuk mencari jenis vaksin Covid-19 yang sesuai dengan kondisi kesehatan Wapres Ma’ruf Amin. Selain masuk dalam kelompok lansia, Wapres juga memiliki riwayat pengobatan jantung dengan menggunakan stent atau ring.

“Tim Dokter Kepresidenan sudah bergerak, dalam artian seperti apa kemungkinan-kemungkinannya, apakah mengikuti Sinovac atau mengikuti (vaksin) yang lain,” ujarnya.*

Rep: Azim Arrasyid
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

MUI: Dekatkan Diri pada Allah, Virus Corona Bisa Jadi Peringatan

MUI: Dekatkan Diri pada Allah, Virus Corona Bisa Jadi Peringatan

MUI Dorong Regulasi yang Lebih Memihak Ekonomi Rakyat

MUI Dorong Regulasi yang Lebih Memihak Ekonomi Rakyat

FUI: Umat Islam Perlu Pantau Sepak Terjang Ahok

FUI: Umat Islam Perlu Pantau Sepak Terjang Ahok

Pemerintah: Impor Beras Awal 2018 Tetap Dilakukan

Pemerintah: Impor Beras Awal 2018 Tetap Dilakukan

MUI Kawal RUU P-KS agar Sesuai Syariat Islam

MUI Kawal RUU P-KS agar Sesuai Syariat Islam

Baca Juga

Berita Lainnya