Selasa, 28 September 2021 / 20 Safar 1443 H

Nasional

JK: Bagaimana Mau Mengkritik Kalau Bertanya Saja Tidak Boleh?

Azim Arrasyid/hidayatullah.com
Mantan Wapres Jusuf Kall di KUII VII, Kota Pangkal Pinang, Bangka Belitung, Kamis (27/02/2020).
Bagikan:

Hidayatullah.com- Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla meminta kepada masyarakat terutama kepada buzzer untuk tidak berlebihan menanggapi pertanyaannya terkait cara mengkritik pemerintah tanpa dipanggil polisi. Ia kemudian menanyakan kembali bagaimana cara mengkritik apabila pertanyaannya yang sederhana saja dipersoalkan?

JK sapaan akrabnya mengatakan terkait ucapannya itu ia mewakili kegelisahan masyarakat dan demi kebaikan Pemerintah.

“Itu murni pertanyaan dan banyak menanggapinya secara berbeda-beda, terutama buzzer-buzzer ini kan? Ini kesannya bertanya saja tidak boleh, apalagi mengkritik. Padahal pertanyaan saya sederhana sekali, yaitu bagaimana caranya mengkritik?” ujar Jusuf Kalla dikutip dari siaran persnya, Senin (15/02/2021).

Baca: Itu Protes JK, Bukan Sekadar Tanya “Cara Mengkritik yang Aman”

JK kemudian menekankan pentingnya kritikan masyarakat dalam sebuah pemerintahan demokrasi. Hal ini agar roda pemerintahan berjalan dengan baik dan seimbang.

“Apabila pemerintahan ingin berjalan secara demokratis, maka penting ada check and balancing dan apa yang saya kemukakan itu berwujud pertanyaan dan itu wajar bahwa bagaimana dong caranya mengkritik tanpa dipanggil polisi?” bebernya.

Dengan begitu, JK meminta agar para pendukung Presiden Joko Widodo tidak perlu mempersoalkan apabila ada masyarakat yang melontarkan kritikan kepada pemerintah. Apalagi, Presiden sendiri yang meminta agar masyarakat aktif mengkritiknya.

“Caranya harus dijelaskan supaya baik untuk pemerintah dan baik untuk masyarakat. Jadi apakah saya salah kalau mengajukan suatu pertanyaan?” ucapnya.

“Nah, dari situ bisa lihat karakter mereka yang mempersoalkan pertanyaan tersebut itu artinya mereka anti kritik dan bertentangan dengan Jokowi, para buzzer-buzzer itu,” sambung JK.* Azim Arrasyid

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Amerika Serikat dan Iran Mulai Jajaki Kerja Sama Energi

Amerika Serikat dan Iran Mulai Jajaki Kerja Sama Energi

IMHI Akan Gelar Munas III di Yogyakarta

IMHI Akan Gelar Munas III di Yogyakarta

MUI Merasa Ikut Bertanggung Jawab Banjir Jakarta

MUI Merasa Ikut Bertanggung Jawab Banjir Jakarta

PKS: Polisi Harus Hentikan Penjualan dan Produksi Terompet Sampul Al-Quran

PKS: Polisi Harus Hentikan Penjualan dan Produksi Terompet Sampul Al-Quran

BI-Dewan Syariah Nasional Bahas Nisbah

BI-Dewan Syariah Nasional Bahas Nisbah

Baca Juga

Berita Lainnya