Selasa, 6 Juli 2021 / 26 Zulqa'dah 1442 H

Nasional

Perempuan Hamil Belum Bisa Ikut Vaksinasi Covid-19

Bagikan:

Hidayatullah.com–Juru bicara vaksinasi Covid-19, Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengatakan vaksinasi Covid-19 untuk ibu hamil belum bisa dilakukan. Karena itu, tenaga kesehatan dan kelompok prioritas yang sedang hamil tidak bisa menerima vaksinasi Covid-19.

“Untuk hamil masih ditunda vaksinasinya. Jadi kalau mau dapatkan vaksinasi, tentunya kehamilannya ditunda dulu. Karena setelah mendapatkan vaksinasi dosis kedua tentunya pasangan usia subur bisa merencanakan kehamilannya,” katanya dalam konferensi pers, Senin (15/02/2021).

Sementara untuk, ibu menyusui, kata Nadia, bisa menerima vaksinasi Covid-19. Seorang ibu yang sudah melahirkan dan sedang menyusui sangat layak mendapatkan vaksinasi Covid-19. “Tidak ada kriteria berapa lama menyusui tetapi begitu dia sudah melahirkan dan mulai menyusui, maka dia layak mendapatkan vaksinasi,” ujarnya.

Sebelumnya, Nadia mengatakan penyintas atau orang yang telah sembuh dari Covid-19 bisa mengikuti vaksinasi. Namun, dengan catatan orang tersebut telah sembuh dari Covid-19 di atas tiga bulan.  “Hasil kajian menyebutkan vaksinasi Covid-19 dapat diberikan pada penyintas Covid-19 setelah 3 bulan,” kata Nadia, Minggu (14/02/2021).

Selain penyintas, lansia di atas 60 tahun, ibu menyusui dan orang dengan komorbid atau penyakit penyerta juga bisa mengikuti vaksinasi Covid-19. Bagi lansia di atas 60 tahun, vaksinasi bisa dilakukan jika sudah melakukan skrining atau pemeriksaan kesehatan.

“Sementara untuk kelompok komorbid, dalam hal ini hipertensi, dapat disuntik vaksin kecuali jika tekanan darahnya di atas 180/110 MmHg. Bagi kelompok komorbid dengan diabetes dapat divaksinasi sepanjang tidak ada kondisi akut, bahkan seorang penyandang kanker dan penyandang penyakit autoimun masih memungkinkan mendapatkan vaksinasi setelah dikonsultasikan kepada dokter yang merawat” jelas Nadia.*

Rep: Azim Arrasyid
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Teroris Separatis Bunuh 31 Pekerja di Papua, DPR: Biadab

Teroris Separatis Bunuh 31 Pekerja di Papua, DPR: Biadab

Tak Mungkin Bersatu Sunni dan Syiah

Tak Mungkin Bersatu Sunni dan Syiah

Aksi Bela Rohingya, Masyarakat Profesional Demo Kedubes Myanmar

Aksi Bela Rohingya, Masyarakat Profesional Demo Kedubes Myanmar

muhammadiyah covid-19 berpuasa

PP Muhammadiyah: PBB & Dunia Internasional Jangan Diam Lihat Serangan Brutal Israel ke Palestina

KPI Terima 2000 Email Aduan terkait Film King Suleiman

KPI Terima 2000 Email Aduan terkait Film King Suleiman

Baca Juga

Berita Lainnya