Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

Pemerintah Terapkan PPKM Mikro, Ini Instruksi Mendagri

Humas Kemendagri
Mendagri Tito Karnavian
Bagikan:

Hidayatullah.com- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengeluarkan Instruksi Mendagri Nomor 3 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Instruksi itu dikeluarkan Mendagri di Jakarta, 05 Februari 2021. Meski demikian, Intruksi Mendagri yang tersebut akan diberlakukan pada, Selasa (09/02/2021) besok. Nantinya, instruksi itu ditujukan untuk melaksanakan PPKM mikro dengan melibatkan pihak RT/RW dalam pengendalian Covid-19.

“Instruksi Menteri ini mulai berlaku Instruksi Mendagri Nomor 2 Tahun 2021 tanggal 22 Januari 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku,” tulis Instruksi Mendagri yang dikutip hidayatullah.com, Senin (08/02/2021).

Adapun, Instruksi Mendagri 3/2021 itu ditujukan untuk Gubernur DKI Jakarta, Gubernur Jawa Barat dan Bupati/Wali Kota setempat, Gubernur Jawa Tengah dan Bupati/Wali Kota setempat, Gubernur Banten dan Bupati/Wali Kota setempat, Gubernur Yogyakarta dan Bupati/Wali Kota setempat, Gubernur Jawa Timur dan Bupati/Wali Kota setempat, Gubernur Bali dan Bupati/Wali Kota.

Para kepala daerah tersebut diminta untuk mengatur PPKM yang berbasis mikro sampai dengan tingkat RT/RW yang berpotensi menimbulkan penularan Covid-19.

Dalam intruksi itu, setidaknya ada tiga kriteria zonasi pengendalian wilayah hingga tingkat RT yang bisa dipertimbangkan dalam PPKM Mikro. Tiga kriteria yakni zona hijau dengan kriteria tidak ada kasus Covid-19 di satu RT, maka skenario pengendalian dilakukan dengan surveilans aktif, seluruh suspek di tes dan pemantauan kasus tetap dilakukan rutin dan berkala.

Kemudian zona kuning dengan kriteria apabila terdapat satu sampai lima rumah dengan kasus konfirmasi positif dalam satu RT selama tujuh hari terakhir, maka skenario pengendalian adalah menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat. Lalu melakukan isolasi mandiri untuk pasien positif dan kontak erat dengan pengawasan ketat.

Terakhir, zona oranye dengan kriteria kalau terdapat enam sampai 10 rumah dengan kasus konfirmasi positif dalam satu RT selama tujuh hari terakhir, maka skenario pengendaliannya adalah menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat. Setelah itu melakukan isolasi mandiri untuk pasien positif dan kontak erat dengan pengawasan ketat “Serta menutup rumah ibadah, tempat bermain anak dan tempat umum lainnya kecuali sektor esensial,” katanya.

Sementara untuk zona merah kriterianya jika terdapat lebih dari 10 rumah dengan kasus konfirmasi positif dalam satu RT selama tujuh hari terakhir, maka skenario pengendalian adalah pemberlakukan PPKM tingkat RT yang mencakup:

1. Menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat

2. Melakukan isolasi mandiri/terpusat dengan pengawasan ketat

3. Menutup rumah ibadah, tempat bermain anak, dan tempat umum lainnya kecuali sektor esensial

4. Melarang kerumunan lebih dari tiga orang

5. Membatasi ke luar masuk wilayah RT maksimal hingga pukul 20.00 WIB

6. Meniadakan kegiatan sosial masyarakat di lingkungan RT yang menimbulkan kerumunan dan berpotensi menimbulkan penularan.

PPKM Mikro dapat dilaksanakan melalui koordinasi seluruh unsur yang dilibatkan mulai dari RT/RW, kepala desa/lurah, satuan perlindungan masyarakat (Satlinmas), bintara pembina desa (Babinsa), bhayangkara pembina keamanan dan ketertiban masyarakat (bhabinkamtibnas), satuan polisi pamong praja (Satpol PP).

Lalu, tim penggerak pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK), pos pelayanan keluarga berencana kesehatan terpadu (posyandu), dasawisma, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, penyuluh, pendamping, tenaga kesehatan, dan karang taruna serta relawan lainnya.* Azim Arrasyid

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Kongres Gay Tetap Digelar di Surabaya, Tempat Dirahasiakan

Kongres Gay Tetap Digelar di Surabaya, Tempat Dirahasiakan

MIUMI Aceh Berharap Pejabat Muslim Patuhi Imbauan MUI Jatim

MIUMI Aceh Berharap Pejabat Muslim Patuhi Imbauan MUI Jatim

Ulama Besar Ilmu Qira’at Mesir Hadiri Daurah Tajwid Indonesia

Ulama Besar Ilmu Qira’at Mesir Hadiri Daurah Tajwid Indonesia

BEM SI Sebut Sudah 2 Kali Kirim Surat Minta Bertemu Jokowi

BEM SI Sebut Sudah 2 Kali Kirim Surat Minta Bertemu Jokowi

Hoax Pesan Anies Baswedan untuk para Peserta Reuni 212

Hoax Pesan Anies Baswedan untuk para Peserta Reuni 212

Baca Juga

Berita Lainnya