Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Tiru Turki, Pemprov DKI Jakarta Kaji Lockdown Akhir Pekan

muh. abdus syakur/hidayatullah.com
Pengumuman terkait fatwa MUI tentang pelaksanaan shalat berjamaah di tengah pandemi Covid-19 pada sebuah masjid.
Bagikan:

Hidayatullah.com- Pemprov DKI Jakarta akan mengkaji usulan terkait lockdown akhir pekan, hal itu disampaikan oleh Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria di Balai Kota.

“Nanti tentu DKI Jakarta akan melakukan kajian, analisa, nanti Pak Gubernur juga memimpin rapat-rapat internal apakah usulan dari DPR RI dimungkinkan,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (02/02/2021).

Politisi Gerindra ini menilai lockdown akhir pekan merupakan ide yang baik. Riza mengungkapkan ide ini telah diterapkan di negara Turki. Lantas dia mendorong agar DPR juga mengajukan opsi ini ke pemerintah pusat.

“Itu usulan dari teman-teman di DPR RI. Usulan ini mengacu pada apa yang dilakukan oleh Turki. Di Turki ada lockdown weekend Sabtu-Minggu, silakan saja itu kami serahkan kepada teman-teman DPR yang mungkin sudah sampaikan ke Kemenkes, BNPB, pemerintah pusat,” jelasnya.

“Kami pada prinsipnya Pemprov DKI Jakarta meyakini program-program usulan dari siapapun termasuk teman-teman DPR RI akan dipertimbangkan dengan baik, pemerintah pusat memiliki para pakar, para ahli yang akan terus membuat kajian, analisa apakah memungkinkan lockdown akhir minggu, Sabtu-Minggu,” sambungnya.

Lebih lanjut, Riza menyadari selama ini warga DKI Jakarta kerap beraktivitas di luar rumah di akhir pekan. Bahkan pihaknya selalu mewanti-wanti masyarakat agar tetap beraktivitas di dalam rumah demi memutus penyebaran Covid-19.

“Memang faktanya di Sabtu-Minggu karena perkantoran tutup banyak warga Jakarta yang melakukan aktivitas di luar rumah. Tidak hanya ke pasar, ke mal, tapi juga ke tempat-tempat rekreasi, termasuk berkunjung ke sanak saudara, termasuk juga ke luar kota. Ini semua dapat menimbulkan interaksi yang pada akhirnya terjadi kerumunan yang dapat berdampak pada penyebaran Covid. Untuk itu, memang kami selalu minta di masa-masa libur Sabtu-Minggu kami minta juga tetap berada di rumah,” ucapnya.

Namun saat ini Pemprov DKI Jakarta tetap menjalani kegiatan PPKM. Hal ini, kata Riza, sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat.

“Namun demikian, sekarang ini kan ada kesamaan periodisasi per 2 minggunya dan juga substansi dari pada materi PPKM maupun PSBB. Kita sekarang sama-sama terjadi koordinasi sinergi yang lebih baik. Tentu kami akan mendukung kebijakan yang diambil oleh pemerintah pusat bersama pemerintah provinsi dan kabupaten kota,” jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Fraksi PAN DPR Saleh Partaonan Daulay menawarkan usul ‘lockdown akhir pekan’. Usul ini Dia utarakan setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) tidak efektif.

Lockdown akhir pekan itu dimaksudkan untuk mengurangi pergerakan masyarakat di ruang publik. Masyarakat yang tinggal di zona merah dan oranye tidak boleh keluar rumah di akhir pekan,” kata Saleh dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/01/2021).* Azim Arrasyid

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Program JKP dalam RUU Cipta Kerja Dinilai Hanya Menguntungkan Pengusaha

Program JKP dalam RUU Cipta Kerja Dinilai Hanya Menguntungkan Pengusaha

Delegasi Muslim Australia Kunjungi UMY

Delegasi Muslim Australia Kunjungi UMY

Abdi: “Ia Rela Jadi Korban untuk Tutupi Aib Orang Lain”

Abdi: “Ia Rela Jadi Korban untuk Tutupi Aib Orang Lain”

INSISTS akan Hadirkan Pakar Sains Islam asal Belanda Prof. Paul Letinck

INSISTS akan Hadirkan Pakar Sains Islam asal Belanda Prof. Paul Letinck

IPSA dan KWPSI Latih Menulis Santri Dayah Darul Ihsan

IPSA dan KWPSI Latih Menulis Santri Dayah Darul Ihsan

Baca Juga

Berita Lainnya