Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Ketum MUI: Bangsa Tanpa Akhlak akan Rusak

istimewa
Ketua Umum MUI KH Miftachul Akhyar
Bagikan:

Hidayatullah.com- Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Miftachul Akhyar, menyampaikan akhlak adalah inti dari ajaran agama Islam. Ketiadaan akhlak membuat bangsa yang sekalipun banyak orang shaleh akan hancur.
Pernyataan itu disampaikan saat memberikan sambutan dalam Istighasah dan Muhasabah untuk Negeri di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (28/01/2021) malam secara virtual.

Kiai Miftach, begitu akrab disapa mengutip hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Sayyidah Zainab pernah datang ke hadapan Rasulullah bertanya, “Adakah kami ini akan rusak, hancur, dan binasa padahal di antara kami masih banyak orang-orang yang shaleh? Rasulullah menjawab, “Betul, bisa terjadi manakala akhlak, moral, sudah tidak menjadi sebuah bangsa, sebuah generasi.”

Baca: Soal Banjir Beruntun, Wapres sebut karena Iklim dan Manusia Sering Merusak Lingkungan

Kiai Miftach menambahkan, semua peradaban tergantung bagaimana akhlak karimah. Sudah banyak negara yang kuat pada zaman dahulu runtuh karena moral dan akhlaknya. Seperti yang dikatakan sastrawan asal Mesir, Ahmad Syauqi, “Bangsa yang besar ditentukan sebagaimana berdirinya dan tegaknya akhlak. Manakala akhlak runtuh, rusak, maka keberdayaan, peradaban, kekuatan sebuah negara akan runtuh pula.”

“Itulah mengapa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam disifati dalam Al-Qur’an dengan sifat yang hakiki ini dalam surat Al-Qalam ayat 4:
وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٍ

“Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.”

Kelemahan sebuah bangsa, tutur Kiai Miftach, adalah saat tidak memegang teguh akhlak terpuji. Akhlak adalah hal terpenting untuk menentukan apakah sebuah peradaban akan tergusur atau tidak dari permukaan bumi.

Tidak adanya akhlak tersebut bisa menggerogoti kekuatan anak bangsa, terutama kaum mudanya. Mereka menjadi sulit bersaing dengan negara lain dengan ketiadaan akhlak, tiada pula cita-cita luhur.

“Di pundak para pemudi kita, dalam semangat mengisi kehidupan ini, perlu menunjukkan moralitas yang baik. Karena akhlak penentu kedudukan yang sangat tinggi,” papar Kiai Miftach.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Kampanye Pemilu 2014 Dimulai, Jagalah Akhlaqul Karimah

Kampanye Pemilu 2014 Dimulai, Jagalah Akhlaqul Karimah

Kampanyekan Halal is My Style, LPPOM Kembali Gelar INDHEX

Kampanyekan Halal is My Style, LPPOM Kembali Gelar INDHEX

DKI Jakarta Terus Lanjutkan Razia Rokok

DKI Jakarta Terus Lanjutkan Razia Rokok

Salahi Kepgub 188/94, MUI Jatim Himbau Polisi Batalkan Seminar Ahmadiyah

Salahi Kepgub 188/94, MUI Jatim Himbau Polisi Batalkan Seminar Ahmadiyah

Wasekjen PKS: Jangan Lupakan Sejarah Kelam 1965

Wasekjen PKS: Jangan Lupakan Sejarah Kelam 1965

Baca Juga

Berita Lainnya