Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Menag Kunjungi PBNU Sampaikan Pesan Jokowi

Istimewa
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Ketua Umum PBNU (kiri) di kantor PBNU, Kramat Raya, Jakarta, Selasa (26/01/2021).
Bagikan:

Hidayatullah.com- Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas hari ini bersilaturahim ke kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di bilangan Kramat Raya, Jakarta.

Menag dan sejumlah pejabat Kemenag tampak tiba di Kantor PBNU sekitar pukul 15.50 WIB dan langsung bertemu Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj. Hadir juga para kiai dan pengurus badan/lembaga otonom di bawah PBNU.

Gus Yaqut, sapaan Menag, memohon doa Kiai Said Aqil dan keluarga besar PBNU dalam mengemban amanah sebagai Menteri Agama dari Presiden Joko Widodo.

“Saya mohon doanya Kiai Said Aqil dan keluarga besar PBNU. Saya menyadari tantangan saya di Kemenag tidaklah mudah, baik yang datang dari dalam maupun dari luar. Presiden tidak memberi waktu panjang kepada saya, melainkan waktu yang pendek,” kata Gus Menteri di Jakarta, Selasa (26/01/2021) dalam siaran pers Kementerian Agama malam ini.

Dalam silaturahim tersebut Menag menyampaikan pesan dari Presiden Jokowi kepada PBNU.

“Salah satu yang diinginkan Presiden itu bagaimana pesantren bisa mandiri secepatnya. Konsep pesantren mandiri itu harus selesai dalam waktu enam bulan. Sekali lagi saya mohon doa dari kiai dan kita semua,” sambungnya.

Menag pun berkisah ketika dirinya ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Agama, orang yang pertama diingatnya adalah Ketua PBNU KH Said Aqil Siroj.

“Malah saat sambutan pertama saya usai dilantik adalah apa yang disampaikan oleh KH Said Aqil Siroj, yaitu agama adalah inspirasi. Alhamdulillah, pernyataan Kiai Said yang saya sampaikan itu bahwa agama adalah inspirasi kini diimplementasikan Sekjen dan seluruh jajaran Kemenag, pusat, dan daerah. Sekali lagi, terima kasih saya diberi nasihat,” ujar Menag.

Kiai Said mengakui tugas Gus Yaqut sebagai Menteri Agama sangat berat. “Amanah yang diemban Menteri Agama sangat berat, terutama dalam mengembalikan agama yang universal dan menginspirasi,” katanya.

“Mari kita doakan Gus Yaqut dalam mengemban amanah dan membangun marwah Kemenag ke depan serta menjadi sentral kemanusiaan. Mudah-mudahan semua langkah Menag diberi karomah dan diberkahi oleh Allah, aamin,” sambung Kiai Said.

Tampak hadir mendampingi Menag, Sekjen Kemenag Nizar Ali, Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin, Dirjen Pendidikan Islam Ali Ramdhani, Direktur PD Pontren Waryono, dan sejumlah Stafsus Menag.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Menlu Minta KJRI Percepat Identifikasi Korban Mina

Menlu Minta KJRI Percepat Identifikasi Korban Mina

Muhammadiyah Netral, Tapi Tidak Antipolitik

Muhammadiyah Netral, Tapi Tidak Antipolitik

Memaksa Diri Memberi Status LGBT hanya Akan jadi Budak Barat

Memaksa Diri Memberi Status LGBT hanya Akan jadi Budak Barat

MUI Ingatkan Tindakan Densus 88 dalam Menangani Kasus Terorisme

MUI Ingatkan Tindakan Densus 88 dalam Menangani Kasus Terorisme

Kuasa Hukum Irena Center: Kami Laporkan Ahok karena Indonesia Negara Hukum

Kuasa Hukum Irena Center: Kami Laporkan Ahok karena Indonesia Negara Hukum

Baca Juga

Berita Lainnya