Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

FPI Terbitkan Maklumat Bantu Korban Bencana Alam

istimewa
[Ilustrasi]
Bagikan:

Hidayatullah.com– Front Persaudaraan Islam (FPI) menerbitkan maklumat untuk seluruh simpatisan sekaligus relawannya. Maklumat itu sebagai respons bencana banjir yang melanda Kalimantan Selatan (Kalsel) dan gempa bumi di Sulawesi Barat (Sulbar) beberapa waktu lalu.

Maklumat yang bertandatangan Wakil Ketua Umum DPP FPI Awit Mashuri itu mengintruksikan kepada semua relawan FPI diminta turun aktif membantu korban terdampak banjir Kalsel dan gempa Sulbar. Bahkan, seluruh sukarelawan diminta membuat posko kesiapsiagaan.

“Dengan ini DPP Front Persaudaraan Islam menginstruksikan kepada seluruh sukarelawan Front Persaudaraan Islam, di berbagai daerah dan wilayah untuk turun membantu penanggulangan bencana dan membuat posko kesiapsiagaan untuk membantu korban musibah bencana alam di seluruh NKRI,” tulis maklumat yang dikirimkan oleh salah seorang deklarator FPI, Munarman, Senin (18/01/2021).

Baca: FPKS Potong Gaji Lagi untuk Bantu Korban Bencana

Baca: Jalan Trans Sulawesi Pasca Longsor di Tapalang Mamuju Dibuka, Mobil Relawan Wahdah Islamiyah Dijarah

Sementara itu, pantauan hidayatullah.com di media sosial Twitter @Reborn_FPI juga menuliskan ajakan untuk terlibat membantu korban bencana.

“Kepada segenap Laskar Kemanusiaan Front Persaudaraan Islam, untuk segera turun membantu Korban Bencana Alam didekat daerah masing-masing.Tanah Longsor, Sumedang, Banjir, Kalsel, Gempa Bumi, Sulbar, Banjir & Longsor, Manado, Gunung Semeru Meletus, Lumajang & Kab. Malang dsk,” tulis akun @Reborn_FPI disertai unggahan foto.

Dikabarkan sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat lebih dari 21 ribu jiwa terdampak banjir di Kabupaten Tanah Laut, Kalsel, hingga Jumat (15/01/2021).

Lebih lanjut, BNPB juga melaporkan 3.571 unit rumah terendam banjir di Kabupaten Balangan, Kalsel, hingga Sabtu (16/01/2021) pukul 02.00 WIB.

Kemudian, sebanyak 19.435 orang mengungsi pascagempa di Sulawesi Barat (Sulbar). Data itu berdasarkan catatan BNPN per Senin (18/01/2021) pukul 08.00 WIB.

Berdasarkan data per 17 Januari 2021 pukul 20.00 WIB, jumlah warga meninggal dunia setelah gempa tercatat menjadi 81 orang. Dengan rincian 70 orang dari Kabupaten Mamuju dan 11 orang di Kabupaten Majene.*

Rep: Azim Arrasyid
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

CIIA Desak Parlemen Lakukan Evaluasi Implementasi UU Terorisme

CIIA Desak Parlemen Lakukan Evaluasi Implementasi UU Terorisme

Agar Tak Bubar, Bangsa Indonesia Harus Introspeksi

Agar Tak Bubar, Bangsa Indonesia Harus Introspeksi

DPR Nilai Pemerintah Tak Peka atas Kepentingan Tenaga Kerja Lokal

DPR Nilai Pemerintah Tak Peka atas Kepentingan Tenaga Kerja Lokal

Karena Tak Terima Order Ucapan Natal, Pemilik Toko Donat Mungil Dibully

Karena Tak Terima Order Ucapan Natal, Pemilik Toko Donat Mungil Dibully

Soal Dana Aksi Bela Islam, Dinilai tak Ada UU Yayasan yang Dilanggar

Soal Dana Aksi Bela Islam, Dinilai tak Ada UU Yayasan yang Dilanggar

Baca Juga

Berita Lainnya