Jum'at, 24 September 2021 / 16 Safar 1443 H

Nasional

Anggota DPR RI asal Sulbar: Pengungsi Sudah Lapar, Segera Beri Bantuan

BMH
Relawan bersama warga terdampak gempa mendirikan posko dan dapur umum di sebuah desa di Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Senin (18/01/2021).
Bagikan:

Hidayatullah.com- Anggota Komisi IV DPR RI Suhardi Duka meminta pemerintah menerapkan skala prioritas dalam pengalokasian bantuan bagi pengungsi korban gempa di Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Sebagai anggota dewan asal dapil Sulbar, ia mengaku sering dihubungi oleh masyarakat setempat.

“Sebagai wakil rakyat di DPR saya banyak dihubungi masyarakat, masyarakat pengungsi korban gempa sudah dalam keadaan lapar,” kata Suhardi, Ahad (17/01/2021).

Suhardi menyampaikan, selain kekurangan makanan masyarakat juga kesulitan air minum dan air bersih selain itu butuh obat dan tenaga medis.

“Kami bersama masyarakat di tenda pengungsian. Mereka juga butuh susu bayi, bila sudah ada bantuan mohon segera dibagi, kepada mereka pengungsi karena sudah sangat butuh,” pinta Suhardi.

Oleh karenanya, sebagai mantan Bupati Mamuju, Suhardi berharap, pemerintah mulai dari tingkat pusat sampai di daerah memprioritaskan penyaluran bantuannya kepada pengungsi gempa yang paling membutuhkan terlebih dahulu.

Dilaporkan, pengungsi yang khawatir akan terjadi gempa susulan dan bencana tsunami menempati sejumlah titik pengungsian di Kabupaten Majene, diantaranya Desa Kota Tinggi, Desa Lombong, Desa Kayu Angin, Desa Petabean, Desa Deking, Desa Mekata, Desa Kabiraan, Desa Lakkading, Desa Lembang, Desa Limbua di Kecamatan Ulumanda dan Kecamatan Malunda serta Kecamatan Sendana.

Selain itu, warga juga terlihat menempati sejumlah titik pengungsian yang terdapat di Kabupaten Mamuju, seperti di Kecamatan Mamuju, Kecamatan Simboro, Kecamatan Tapalang, dan Tapalang Barat.

Sementara itu, korban gempa Mamuju, Majene terus bertambah, pantauan hidayatullah.com saat ini terdapat 81 orang yang meninggal dunia, yakni 70 orang di Kabupaten Mamuju dan 11 orang di Kabupaten Majene.

Adapun, Korban luka berat dan menjalani rawat inap sebanyak 189 orang, sementara luka ringan dan rawat jalan 637 orang.*

Rep: Azim Arrasyid
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Islamic Centre dan Boarding School Segera Hadir di Meulaboh

Islamic Centre dan Boarding School Segera Hadir di Meulaboh

Muhammadiyah: Tanpa TNI dan Umat Islam, Kedaulatan Bangsa Tak Akan Tegak

Muhammadiyah: Tanpa TNI dan Umat Islam, Kedaulatan Bangsa Tak Akan Tegak

Fahira: Di Indonesia yang Demokratis, Pembubaran Ormas Seharusnya Lewat Pengadilan

Fahira: Di Indonesia yang Demokratis, Pembubaran Ormas Seharusnya Lewat Pengadilan

Bayi Iraq Terancam Lahir Kerdil dan Cacat

Bayi Iraq Terancam Lahir Kerdil dan Cacat

LAD Rumah Muallaf  Antarkan  2,5 Ton Paket Lebaran Buat  Muallaf Mentawai

LAD Rumah Muallaf Antarkan 2,5 Ton Paket Lebaran Buat Muallaf Mentawai

Baca Juga

Berita Lainnya