Jum'at, 12 Februari 2021 / 30 Jumadil Akhir 1442 H

Nasional

BNPB: 5 Orang Meninggal Korban Banjir dan Tanah Longsor di Kota Manado

SAR Hidayatullah
Tim SAR Gabungan dalam upaya evakuasi korban tanah longsor di Kota Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (16/01/2021).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan dampak bencana alam yang terjadi di Kota Manado, Sulawesi Utara. Bencana alam itu menyebabkan 5 orang meninggal dunia, 1 orang hilang masih dalam pencarian, serta 500 jiwa mengungsi yang masih dalam proses pendataan.

“Sejumlah kecamatan terdampak peristiwa ini antara lain Kecamatan Tikala, Kecamatan Paal Dua, Kecamatan Malalayang, Kecamatan Sario, Kecamatan Bunaken, Kecamatan Tuminting, Kecamatan Mapanget, Kecamatan Singkil, dan Kecamatan Wenang,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, dalam keterangan persnya di Jakarta, Ahad (17/01/2021).

Banjir dan tanah longsor terjadi di Kota Manado, kata Raditya Jati, akibat hujan dengan intensitas tinggi dan struktur tanah yang labil pada Sabtu (16/01/2021) pukul 15.09 WITA dengan tinggi muka air sekitar 50-300 sentimeter.

Pusat Pengendali Operasi BNPB melaporkan kerugian materil yakni dua unit rumah rusak berat dan 10 unit rumah rusak sedang.

Baca: Gunung Semeru Meletus, Banjir Halmahera, Longsor Manado, Menambah Daftar Bencana Awal 2021

Baca: Rumah Sakit di Mamuju dan Kantor Gubernur Sulbar Ambruk Kena Gempa

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Utara dan Kota Manado melakukan kaji cepat dan evakuasi bersama SAR, TNI/Polri, masyarakat dan relawan. Selain itu, BPBD Kota Manado katanya juga memberikan bantuan makanan siap saji kepada para pengungsi.

“BPBD Kota Manado memantau banjir saat ini telah berangsur surut,” sebutnya.

Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kota Manado berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir.

BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan siaga di tengah musim hujan yang akan terjadi di sejumlah wilayah hingga Februari 2021. “Masyarakat dapat memantau informasi prakiraan cuaca melalui BMKG serta memeriksa potensi bencana disekitar wilayah melalui InaRisk,” sebut Raditya Jati.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Homoseksual Bukan Genetis, Ada Korelasi dengan Kesetaraan Gender

Homoseksual Bukan Genetis, Ada Korelasi dengan Kesetaraan Gender

Sikapi Perppu Ormas, Rabithah Al-Ma’ahid Al-Qur’aniyyah Jatim, Jateng, dan DIY Galang Persatuan

Sikapi Perppu Ormas, Rabithah Al-Ma’ahid Al-Qur’aniyyah Jatim, Jateng, dan DIY Galang Persatuan

Untuk Anies-Sandi, Habib Luthfi: Jabatan Jangan sampai Jadi Tuntutan di Hadapan Allah

Untuk Anies-Sandi, Habib Luthfi: Jabatan Jangan sampai Jadi Tuntutan di Hadapan Allah

Wakaf Keluarga, Solusi Kewarisan Urang Minang

Wakaf Keluarga, Solusi Kewarisan Urang Minang

Sumbar Akan Bangun Asrama Haji Embarkasi Baru

Sumbar Akan Bangun Asrama Haji Embarkasi Baru

Baca Juga

Berita Lainnya