Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Nasional

Sebanyak 239 Kantong Jenazah Dikumpulkan Tim SAR Pencarian Sriwijaya Air

SAR Hidayatullah/Hidayatullah.com
Kepala Basarnas Marsekal Madya Bagus Puruhito dalam konferensi pers di Posko SAR Terpadu di Jakarta Intenational Container Terminal (JICT) 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (14/01/2021) malam.
Bagikan:

Hidayatullah.com- Total sebanyak 239 kantong jenazah telah dikumpulkan tim SAR gabungan dalam 6 hari operasi pencarian dan evakuasi pesawat dan korban kecelakaan Sriwijaya Air.

Kepala Basarnas Marsekal Madya Bagus Puruhito mengatakan, operasi pencarian hari keenam, Kamis (14/01/2021) berjalan cukup baik didukung cuaca yang bagus. Operasi SAR ini dipimpin oleh Basarnas.

“(Hari keenam ini) kita mendapatkan 98 kantong jenazah yang berisi body part atau human remain, serpihan kecil badan pesawat 9 kantong, dan potongan besar badan pesawat 5 bagian,” ujar Bagus di Posko SAR Terpadu di Jakarta Intenational Container Terminal (JICT) 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis malam.

“Sehingga total sampai 20.00 WIB, kapal terakhir tadi masuk, kita sudah mengumpulkan 239 kantong jenazah,” tambahnya.

Selain kantong berisi jenazah, Tim SAR gabungan juga total telah menemukan serpihan kecil pesawat sebanyak 40 kantong, 33 potongan besar pesawat, dan satu Flight Data Recorder (FDR) atau kotak hitam (black box) yang ditemukan petugas pada 12 Januari.

Bagus mengatakan, proses untuk operasi tetap berlangsung dengan fokus evakuasi korban. “Dan tentu saja masih melaksanakan operasi pencarian CVR, dan partikel atau badan pesawat yang di lokasi,” imbuhnya.

Aktivis tim SAR gabungan di Posko SAR Terpadu di Jakarta Intenational Container Terminal (JICT) 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (14/01/2021). [Foto: SAR Hidayatullah]

Pada esok hari, Jumat (15/01/2021), yang merupakan hari ketujuh pencarian, operasi pencarian dan pertolongan kecelakaan pesawat Sriwijaya Air bernomor register PK-CLC dengan nomor penerbangan SJ-182 rute Jakarta-Pontianak itu masih dilanjutkan.

Sebagaimana diketahui, semua objek temuan kantong berisi jenazah, serpihan pesawat, sampai properti korban diserahkan ke Tim Disaster Victim Investigation (DVI) dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk ditindaklanjuti.

Baca: Kapten Afwan Pilot Sriwijaya Dikenal Aktivis Masjid dan Donatur Pesantren, Jaga Pandangan dari Non-Mahram

Sabtu (09/01/2021) lalu, pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada pukul 14.40 WIB. Pesawat jatuh di perairan Kepulauan Seribu di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki, setelah lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta pukul 14.36 WIB.

Sesuai data manifest, pesawat produksi tahun 1994 tersebut membawa 62 orang yang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

MUI Akan Selenggarakan Konferensi Internasional Islam “Washatiyah”

MUI Akan Selenggarakan Konferensi Internasional Islam “Washatiyah”

Klarifikasi Sinergi Foundation atas Pemberitaan CNN Indonesia

Klarifikasi Sinergi Foundation atas Pemberitaan CNN Indonesia

Anggota DPR: Tak Seharusnya Menkes Pesimis dalam Sertifikasi Halal Produk Farmasi

Anggota DPR: Tak Seharusnya Menkes Pesimis dalam Sertifikasi Halal Produk Farmasi

KPI Rilis 10 Sinetron & FTV Bermasalah dan Tidak Layak Tonton

KPI Rilis 10 Sinetron & FTV Bermasalah dan Tidak Layak Tonton

Ironis, Sekolah dalam Himpitan Google dan Bimbel

Ironis, Sekolah dalam Himpitan Google dan Bimbel

Baca Juga

Berita Lainnya