Sabtu, 27 Maret 2021 / 13 Sya'ban 1442 H

Nasional

Berduka atas Kepergian Syeikh Ali Jaber, Menag; Wafatnya Ulama Kehilangan Besar buat Indonesia

istimewa
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pada acara pengukuhan Pimpinan dan Pengurus Harian MUI Pusat periode 2020-2025, di Hotel Sultan, Jakarta Selatan, Kamis (24/12/2020).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan duka mendalam atas wafatnya pendakwah asal Arab Saudi, Syeikh Ali Jaber pada Kamis (14/01/2021). Gus Yaqut, sapaannya, menilai kepergian almarhum menjadi sebuah kehilangan besar bagi bangsa Indonesia.

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Kita sangat berduka atas wafatnya Syeikh Ali Jaber,” kata Yaqut dalam keterangan tertulisnya.

Yaqut menilai jasa Syeikh asal Madinah itu sangat besar dalam dunia dakwah di tanah air. Ia pun mendoakan agar almarhum senantiasa diberi rahmat dan tempat terbaik di sisi Allah Subhanahu Wata’ala.

Baca: MUI: Syeikh Ali Jaber Jadikan Islam yang Mendorongnya Cinta dan Ikhlas Berdakwah di Indonesia

Lebih jauh, Yaqut mengatakan wafatnya ulama pasti menjadi kehilangan besar bagi Indonesia. Pasalnya selama ini mereka telah menjadi panutan bagi umat Islam.

“Wafatnya ulama menjadi kehilangan besar buat Indonesia. Mereka adalah panutan umat, tempat masyarakat belajar agama. Selama ini almarhum juga terus mengedukasi umat tentang pencegahan Covid-19,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Syeikh Ali Jaber meninggal dunia pada Kamis pagi di RS Yarsi Jakarta Pusat.

Sekretaris Jenderal MUI Pusat, Buya Amirsyah Tambunan, juga menyampaikan duka atas kepergiaan ulama kharismatik Syeikh Ali Jaber di Rumah Sakit Yarsi, Jakarta, Kamis (14/01/2021) pukul 08.30 WIB.

“MUI turut berduka cita atas wafatnya Syeikh Ali Jaber. Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Salah satu murid Syeikh Ali Jaber menjelaskan ulama asal Madinah ini meninggal Kamis (14/01) sekitar pukul 09.00 di Rumah Sakit Yarsi. Semoga akhir hayat beliau husnul khatimah,” ujarnya, Kamis (14/01) di Jakarta.*

Rep: Azim Arrasyid
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Hakekok PBNU

Soal Hakekok, PBNU: Tidak Ada Agama yang Punya Ritual Mandi Bareng Pria-Wanita

Mensos: Pelaku Kekerasan terhadap Anak Harus Dihukum Berat

Mensos: Pelaku Kekerasan terhadap Anak Harus Dihukum Berat

Litbang DEPAG Ngaku akan Lindungi Ahmadiyah

Litbang DEPAG Ngaku akan Lindungi Ahmadiyah

Din: Pengangkatan Menteri Prerogatif Presiden, Tapi Harus Pahami Penilaian Rakyat

Din: Pengangkatan Menteri Prerogatif Presiden, Tapi Harus Pahami Penilaian Rakyat

Ahli ICJR Sebut Selingkuh Tak Timbulkan Kerusakan, Hakim MK: Saya Tidak Bisa Bayangkan

Ahli ICJR Sebut Selingkuh Tak Timbulkan Kerusakan, Hakim MK: Saya Tidak Bisa Bayangkan

Baca Juga

Berita Lainnya