Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

UAS Beri Nasihat Indonesia Sehat dari Penyakit Ketidakadilan dan Kezaliman

muh. abdus syakur/hidayatullah.com
Ustadz Abdul Somad
Bagikan:

Hidayatullah.com- Dai kondang Ustadz Abdul Somad menyampaikan nasihat lima sehat bagi bangsa Indonesia dalam menyongsong 2021. Pertama, sehat dari wabah penyakit Covid-19.

Kedua, sehat dari penyakit ketidakadilan. Umat Islam diajarkan bersikap adil sebab dengan keadilan lebih mendekatkan diri kepada ketakwaan.

“Bahkan dengan yang berbeda agama kita tetap diminta bersikap adil. Walaupun berbeda agama selama tidak mengusirmu dari kampung halaman berbuat baiklah dan bersikap adillah. InsyaAllah kita umat yang sehat dari ketidakadilan,” ujar UAS, sapaannya, dalam acara Doa Bersama untuk Indonesia Sehat, Kamis (31/12/2020) malam.

Ketiga, sehat dari penyakit zalim. UAS mengingatkan agar manusia jangan sampai berbuat zalim sebab kezaliman akan menjadi kegelapan sampai hari kiamat.

Keempat, bangsa kita sehat dari penyakit Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). UAS menegaskan KKN tidak berlaku dalam Islam.

“Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam mengajarkan untuk urusan yang berat maka letakkan saudaranya. Untuk yang ringan, ajak sahabat. Tidak ada istilah KKN,” terang UAS.

Terakhir, bangsa ini harus sehat dari penyakit moral dan maksiat. UAS mengingatkan agar umat takut pada perbuatan maksiat sebab jika terjadi azab bukan hanya yang berbuat maksiat yang merasakan dampaknya.

“Yang ditakutkan adalah saat orang yang berbuat maksiat merasa menang dan orang yang benar merasa salah untuk menegur yang maksiat. InsyaAllah selama ada amar makruf nahi munkar, selama ada lisan yang tidak pernah takut kepada orang zalim meskipun memegang kekuasaan kita akan sehat dari penyakit maksiat ini,” imbuh UAS.

Sebelumnya, pemerintah membubarkan dan melarang segala kegiatan dan aktivitas ormas Front Pembela Islam (FPI) sejak Rabu (30/12/2020), beberapa pekan setelah 6 anggota FPI ditembak mati oleh aparat kepolisian, Senin (07/12/2020).*

Rep: Azim Arrasyid
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Tak Ada Sejarah NII di Sulsel

Tak Ada Sejarah NII di Sulsel

Penahanan Terduga dalam RUU Terorisme Menjadi 21 Hari

Penahanan Terduga dalam RUU Terorisme Menjadi 21 Hari

Wapres: Media Sosial Berdampak Positif dan Negatif

Wapres: Media Sosial Berdampak Positif dan Negatif

Anggota DPR Sebut Ada Dugaan Kuat PT. Freeport Lakukan “Transfer Pricing”

Anggota DPR Sebut Ada Dugaan Kuat PT. Freeport Lakukan “Transfer Pricing”

MER-C Mengatakan Tak Pernah Dukung Rezim Syiah Bashar Assad

MER-C Mengatakan Tak Pernah Dukung Rezim Syiah Bashar Assad

Baca Juga

Berita Lainnya