Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Terbukti Terima Uang dari Mantan Menpora Imam Nahrawi, Pengawal tahanan KPK dipecat

Imam Nahrawi
Bagikan:

Hidayatullah.com —Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menjatuhkan putusan terhadap pengawal tahanan KPK berinisial TK dengan sanksi berat berupa pemberhentian tidak dengan hormat. TK dipecat karena terbukti menerima uang dari mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi.

“Hari ini, Dewan Pengawas KPK telah menjatuhkan putusan kepada TK (Pegawai Tidak Tetap Pengamanan Dalam Biro Umum) dengan sanksi berat berupa pemberhentian tidak dengan hormat sebagai pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi,” ucap Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Senin (21/12/2020) dikutip laman Antara News.

Berdasarkan persidangan etik Dewas KPK, kata dia, TK telah terbukti melakukan pelanggaran kode etik yang diatur dalam Pasal 4 ayat (1) huruf g dan h serta Pasal 4 ayat (2) huruf a Peraturan Dewan Pengawas Nomor 02 tahun 2020 tentang Penegakan Kode Etik dan Pedoman Perilaku Komisi Pemberantasan Korupsi.

Ia mengatakan tindakan pelanggaran yang dilakukan adalah mengabaikan kewajiban menolak dan melaporkan setiap gratifikasi yang dianggap suap dan mengadakan hubungan langsung dengan pihak yang diketahui perkaranya sedang ditangani KPK.  “Diantaranya memberikan nomor kontak telepon kepada salah seorang tahanan, telah menerima bingkisan makanan berupa tiga dus empek-empek, meminjam uang sebesar Rp800 ribu, dan menerima sejumlah uang dari salah seorang tahanan KPK sebesar Rp300 ribu,” ucap Ali.

Sebelumnya, Anggota Dewas KPK Harjono juga telah membenarkan terkait putusan sidang etik terhadap TK tersebut.  “Diberhentikan tidak dengan hormat, (diduga menerima) Rp300 ribu,” kata Harjono dalam keterangannya di Jakarta, Senin.*

Rep: Ahmad
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Survei Median: Elektabilitas Jokowi Lampu Kuning

Survei Median: Elektabilitas Jokowi Lampu Kuning

Sorotan Terhadap Syiah di Ajang IBF 2015 [2]

Sorotan Terhadap Syiah di Ajang IBF 2015 [2]

Pelayanan kepada Warga Miskin Diharapkan Tidak Tumpang Tindih

Pelayanan kepada Warga Miskin Diharapkan Tidak Tumpang Tindih

Bukan Aksi Damai, tapi Inkonsistensi Kebijakan Pemerintah yang Ditakuti Pengusaha

Bukan Aksi Damai, tapi Inkonsistensi Kebijakan Pemerintah yang Ditakuti Pengusaha

Syeikh As-Sudais: Jika Tak Diganggu, Islam Bersikap Toleran

Syeikh As-Sudais: Jika Tak Diganggu, Islam Bersikap Toleran

Baca Juga

Berita Lainnya