Selasa, 6 Juli 2021 / 26 Zulqa'dah 1442 H

Nasional

Video Pidato Jokowi Dibanjiri Dislike Puluhan Ribu, yang Like Ratusan, Youtuber Sindir HAM dan Penembakan Anggota FPI, Komentarnya Lucu-lucu

Youtube Kemitraan Indonesia
Bagikan:

Hidayatullah.com– Video pidato Presiden Joko Widodo dibanjiri dislike atau tanda tidak suka dalam video yang ditayangkan sebuah kanal YouTube. Pantauan hidayatullah.com pada Jumat (11/12/2020) malam, video berdurasi 38 menit 24 detik itu ditonton sebanyak 94 ribu kali. Meski demikian, tanda jempol ke bawah (dislike) justru mendominasi dibanding tanda jempol ke atas (like). Video tersebut hingga Jumat sekitar pukul 18.28 WIB diganjar 21.000 dislike dan hanya diberi 686 like dari warganet.

Video berjudul “Pidato Presiden Republik Indonesia Dalam Rangka Peringatan Hari HAM Sedunia Tahun 2020” itu diunggah pada Kamis (10/12/2020) hari dimana Jokowi secara resmi menyampaikan pidatonya tentang HAM dalam tayangan live.

Video pidato Jokowi tersebut juga dibanjiri ucapan beragam dari para YouTuber. Setidaknya ada 8,7 ribu komentar. Komentarnya banyak lucu dan bernada satir. Misalnya:

“Banyak yg ngelike

Ngelike comment yg bilang dislike,” komentar Therasconema, Jumat (11/12/2020) malam.

“Saya lebih tertarik baca Komen2nya drpd liat videonya.. Pause video nya Geser terus komen2nya. Sambil nyari komennya cebongers, ada yg mampir pa ngga. ?,” tulis akun andreia siswanto.

“Datang sini cmn mo dislike doang…,” komentar waiz aufa.

“Kesini cuma mau Dislike, Pause, Baca Komen, ngakak guling2,” tulis Ami Iwawa.

Tidak sedikit pula yang menyampaikan komentar berupa nasihat untuk para penyelenggara negara. Seperti ditulis oleh Holid Azhari, “RIP HAM di indonesia, semoga bapak menyadari bahwa penegakkan ham di indonesia masih sebatas spik spik saja.”

“Apakah dislike termasuk makar?” tanya syahrul dj.

Baca: PP Muhammadiyah: Negara Tidak Boleh Melanggar HAM

Para YouTuber lainnya juga beramai-ramai menyatakan keinginannya untuk men-dislike video tersebut.

“Numpang DISLIKE
Masih muat kan ??,” tulis Samsung Retro.

“Kok jari ini otomatis tekan dislike..ada apa ya ??” komentar Ramadhan GT.

“MEROKET… MEROKET… dislike nya ??????,” tulis Su yanto tampaknya melawak.

“Buka
Pause
Dislike
Komen
Dah gtu aja,” tambah izal chan.

“Jangan lupa share, komen subscribe and DISLIKE,” celetuk uman sulaeman.

Membanjirnya dislike pada video tersebut disinyalir karena kasus penembakan mati 6 anggota Front Pembela Islam (FPI) oleh aparat kepolisian pada Senin (07/12/2020), yang diduga banyak pihak sebagai bentuk pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

Akun charlie delta, misalnya, menulis pada hari peringatan HAM sedunia itu:

“Joko Widodo talking about humanity, but his police just made extra judicial killing, by death shoot six peoples…#ExtraordinaryHumanityCrime (Joko Widodo ngomongin kemanusiaan, tapi polisi baru saja melakukan extra judicial killer, dengan cara tembak mati enam orang, red).”

“HAM: Hantar Anak Mantu,” tulis Ihsan Fihir menyindir.

“Saya sebagai rakyat sipil indonesi, tidak akan pernah rela dunia akhirat, senjata yg dibiayai rakyat dari hasil pajak rakyat, disalah gunakan untuk kepentingan pribadi...,” tulis Naz_ 777 pada Jumat (11/12/2020).

YouTuber lainnya menyindir tampaknya ketidakadilan dalam penegakan hukum di Indonesia. Seperti ditulis muhammad rum:

 

Pidato Presiden Republik Indonesia Dalam Rangka Peringatan Hari HAM Sedunia Tahun 2020

Untuk diketahui, video tersebut diunggah kanal Kemitraan Indonesia pada Kamis (10/12/2020). Pantauan hidayatullah.com pada Jumat (11/12/2020) sekitar pukul 19.02 WIB, terjadi peningkatan jumlah tanda tidak suka terhadap video pidato Jokowi tersebut. Setidaknya sudah terdapat 22.000 dislike dan 716 tanda like, serta ditonton sebanyak 97.340 kali.

Saking banyaknya yang menunjukkan ketidaksukaannya pada vidoe tersebut, muhammad khoirun menyebut “Sampai pada buzzerRP nya pun nggk bisa nandingin dislike?.”

Sedangkan rozzi mardona mengajak YouTubernya lainnya menengok video pidato Jokowi dalam peringatan hari HAM sedunia 2020 di kanal Sekretariat Indonesia. “Mampir juga ke Sekretariat Indonesia…dislikenya baru 15 rb..tks,” tulis rozzi mardona.

Dalam perkembangannya, video tersebut mengalami peningkatan jumlah dislike. Pantauan terkini pada Sabtu (12/12/2020) sekitar pukul 05.01 WIB, video “Pidato Presiden Republik Indonesia Dalam Rangka Peringatan Hari HAM Sedunia Tahun 2020” tersebut sudah diganjar 28 ribu dislike. Sementara jumlah like juga bertambah menjadi seribu. Dengan jumlah viewer sebanyak 158.606.

Keknya nanti bakalan di hiden deh hitungan like dislike nya!” tulis YouTuber dengan nama Rinjani A pada Sabtu (12/12/2020) pagi.

Pada pihak lain, hidayatullah.com mencoba mencari komentar dari akun-akun yang tampaknya me-like video tersebut. Namun tidak semudah menemukan pihak yang kontra, baik saat disortir pada “komentar terbaru” maupun pada “komentar populer/top”. Video tersebut sudah dibanjiri setidaknya 12.708 komentar. Angka-angka tersebut diperkirakan terus bertambah.

Akun Belajar Excel Gratis tampaknya pro dengan Jokowi, menulis komentar, “Semangat pak Jokowi.. Pembenci akan tetap jadi pembenci.. Saya yakin Bapak sudah melakukan yang terbaik, tapi emang susah mimpin negeri ini, warganya suka ngeyel.. mudah diadu domba.. luntur jiwa ketimurannya…” selain komentarnya yang lain yang terlihat pro Jokowi.

Dalam pidato tersebut, Jokowi antara lain mengatakan, “Pemerintah tidak pernah berhenti untuk menuntaskan masalah HAM masa lalu secara bijak dan bermartabat, kita harus bekerja sama menyelesaikannya dan mencurahkan energi kita untuk kemajuan bangsa.” Sedangkan warganet dengan akun Uppi Uppi mengatakan, “presiden tdk menyinggung meninggalnya 6 angoota FPI, setidaknya sampaikanlah belah sungkawa bapak presiden,.”* (Update per Sabtu, 12 Desember 2020 sekitar pukul 05.21 WIB)

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Bela Viktor, Partai NasDem Memutuskan Tidak Minta Maaf

Bela Viktor, Partai NasDem Memutuskan Tidak Minta Maaf

Dinkes Bogor Resah Iklan Rokok

Dinkes Bogor Resah Iklan Rokok

WALHI Jakarta Kritik Car Free Day Beralih Fungsi Sebagai Panggung Politik

WALHI Jakarta Kritik Car Free Day Beralih Fungsi Sebagai Panggung Politik

Tim Medis Muhammadiyah Diterjunkan ke Manokwari

Tim Medis Muhammadiyah Diterjunkan ke Manokwari

Kendaraan Pribadi Diizinkan Masuk Jalur Busway, Gubernur DKI Melanggar PERDA

Kendaraan Pribadi Diizinkan Masuk Jalur Busway, Gubernur DKI Melanggar PERDA

Baca Juga

Berita Lainnya