Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

KAMI Desak Presiden Bentuk Tim Independen Pencari Fakta Penembakan Anggota FPI

Azim Arrasyid/Hidayatullah.com
Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo pada acara deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Tugu Proklamasi, Jakarta, Selasa (18/08/2020).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) menyampaikan protes kerasnya atas kasus penembakan mati 6 anggota Front Pembela Islam (FPI). Oleh karena itu, KAMI mendesak Presiden Joko Widodo agar membentuk tim independen untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

“KAMI mendesak Presiden Joko Widodo membentuk Tim Independen Pencari Fakta untuk mengusut peristiwa tersebut secara obyektif, imparsial, dan transparan, guna menyingkap pelaku dan pemberi perintah yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa,” bunyi pernyataan tiga Presidium KAMI di Jakarta, Gatot Nurmantiyo, Rochmat Wahab, dan M. Din Syamsuddin diterima hidayatullah.com, Selasa (08/12/2020).

KAMI mendesak Presiden Jokowi untuk mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun Pimpinan Polri, yang patut diduga terlibat atau tidak mencegah tindakan pelanggaran hukum dan HAM berat itu.

“KAMI memprotes keras atas tewasnya enam anggota Front Pembela Islam (FPI) pengawal Habib Rizieq Shihab di Jalan Tol Cikampek. Tindakan tersebut adalah teror brutal dan perbuatan kejam,” ujar mereka.

Baca: FPI Ungkap Kronologi Penembakan Rombongan Habib Rizieq Shihab

Tindakan teror demikian, sambung KAMI, hanya dilakukan oleh orang-orang yang tidak Pancasilais (tidak ber-Ketuhanan Yang Maha Esa dan tidak berperikemanusiaan yang adil dan beradab)

“KAMI menyerukan rakyat Pancasilais sejati untuk bersatu padu menghentikan Indonesia meluncur menjadi negara kekerasan dan anti demokrasi. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa melindungi rakyat Indonesia dari segala bentuk kejahatan dan kedzaliman,” pungkas pernyataan itu.

Senin (07/12/2020) pagi kemarin, 6 orang anggota FPI tewas ditembak oleh polisi sebagaimana diakui oleh Polda Metro Jaya. Para korban itu adalah pengawal rombongan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab, sebagaimana diungkap FPI, yang hendak berangkat menuju tempat pengajian keluarga inti HRS di Karawang, Jawa Barat.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Jadi Ketua Tim Pemenangan Prabowo, AAN sebut Mahfud tak wakili NU

Jadi Ketua Tim Pemenangan Prabowo, AAN sebut Mahfud tak wakili NU

DPR: Usulan Menkeu Beri Sanksi Peserta BPJS Kelewat Batas

DPR: Usulan Menkeu Beri Sanksi Peserta BPJS Kelewat Batas

Soetrisno Bachir: Gerakan Ekonomi Syariah Jangan Musiman

Soetrisno Bachir: Gerakan Ekonomi Syariah Jangan Musiman

575 Anggota DPR Bersumpah Sesuai Agama Masing-masing

575 Anggota DPR Bersumpah Sesuai Agama Masing-masing

Menag: Penetapan 1 Ramadhan Tunggu Hasil Rukyat

Menag: Penetapan 1 Ramadhan Tunggu Hasil Rukyat

Baca Juga

Berita Lainnya