Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Diterjang Angin, Plat Atap Menara 99 Islamic Center Mataram Berjatuhan

niesky/hidayatullah.com
Masjid Hubbul Wathan, di Kompleks Islamic Center, Mataram, NTB, Pulau Lombok, yang merupakan simbol wisata halal, Februari 2018.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Kepala UPTD Pengelolaan Destinasi Wisata Unggulan Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat M Ilham mengatakan sejumlah plat atap Menara 99 Masjid Hubbul Wathan Islamic Center Mataram, berjatuhan akibat diterjang angin kencang, pada hari Senin. Ilham mengaku belum dapat memastikan posisi kerusakan atap Menara 99 karena untuk mengetahui bagian plat atap mana yang hilang membutuhkan peralatan khusus.

“Sampai saat ini, petugas kami sudah mengumpulkan sekitar 6 plat atap Menara 99 berwarna kuning yang jatuh akibat angin kencang,” kata Ilham kepada wartawan di Mataram, Senin, (07/12/2020). “Tinggi menara itu 99 meter, jadi tidak bisa kita lihat dari bawah. Karena itu, sejauh ini kami belum tahu juga dampak dari lepasnya plat tersebut, mungkin saat hujan baru kita lihat bocor atau tidak,” katanya dikutip laman Antara News.

Sementara untuk tindak lanjutnya, Ilham akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Provinsi NTB, sebab bangunan Islamic Center masih menjadi tanggung jawab DPU.  “Tapi, hal itu tidak mengganggu aktivitas di Islamic Center termasuk kegiatan shalat berjamaah tetap berjalan seperti biasa,” katanya.

Sebelumnya Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Mataram Arif Rahman mengatakan angin kencang yang terjadi ini, merupakan dampak dari La Nina, sehingga mengakibatkan terjadinya hujan deras, angin kencang, angin puting beling dan gelombang tinggi hingga 2,5 meter.  Akibatnya saat ini, juga terdapat sekitar 13 pohon di sejumlah titik jalan di Kota Mataram yang tumbang.

“Berdasarkan informasi dari BMKG, kondisi ini berpotensi terjadi 2-3 hari ke depan. Ini merupakan awal dari musim hujan dan angin kencang, puncaknya akan terjadi pada akhir Desember 2020, Januari dan Februari 2021,” katanya.

Terkait dengan itu, Arif mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap berbagai potensi bencana, dan hindari keluar rumah ketika terjadi cuaca ekstrem.  Terutama di jalan-jalan yang rawan bencana pohon tumbang, seperti di Jalan Langko, Penjanggik, Sriwijaya, Brawijaya, Lingar Selatan, dan Jalan Sudirman Selagalas.

“Jika tidak ada hal yang terlalu penting dan mendesak, sebaiknya di rumah saja,” katanya mengingatkan.*

Rep: Ahmad
Editor: Insan Kamil

Bagikan:

Berita Terkait

Menteri Pendidikan Diminta Investigasi Kasus “Artis Porno” di LKS Siswa

Menteri Pendidikan Diminta Investigasi Kasus “Artis Porno” di LKS Siswa

Adian: Umat Islam Harus Kirim Petisi  Tolak Pencalonan Dede Oetomo

Adian: Umat Islam Harus Kirim Petisi Tolak Pencalonan Dede Oetomo

Jusuf Kalla: Sertifikasi Ulama Tidak Mudah, Sebab Gelar Ulama dari Masyarakat Bukan Instansi

Jusuf Kalla: Sertifikasi Ulama Tidak Mudah, Sebab Gelar Ulama dari Masyarakat Bukan Instansi

Kemenag Minta Pendidikan Islam Ikuti Kebijakan Pemda Cegah Covid-19

Kemenag Minta Pendidikan Islam Ikuti Kebijakan Pemda Cegah Covid-19

Komisi Dakwah MUI Dukung Tabligh Akbar UAS di Amsterdam

Komisi Dakwah MUI Dukung Tabligh Akbar UAS di Amsterdam

Baca Juga

Berita Lainnya