Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Muhammadiyah Prihatin Kekerasan yang Melibatkan Polisi dalam Kasus FPI

muh. abdus syakur/hidayatullah.com
Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti
Bagikan:

Hidayatullah.com- Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyatakan keprihatinannya terhadap kasus kekerasan yang melibatkan kepolisian terkait anggota Front Pembela Islam (FPI), Senin (07/12/2020).

“Saya sangat prihatin dan menyayangkan terjadinya insiden kekerasan yang melibatkan polisi dan pendukung HRS,” ujar Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti dalam keterangan tertulisnya diterima hidayatullah.com pada Senin (07/12/2020) sore.

Terkait kasus itu, Muhammadiyah mendorong dilakukannya penyelidikan oleh otoritas terkait.

“Selama ini laporan yang ada baru dari pihak kepolisian. Untuk memastikan polisi tidak melakukan pelanggaran diperlukan penyelidikan oleh pihak berwenang,” ujarnya.

Masyarakat, tambah Mu’ti, sebaiknya menahan diri dengan tidak melakukan aksi-aksi yang berpotensi menimbulkan terjadinya kekerasan dan hal-hal yang tidak diinginkan.

Sebelumnya diberitakan sebanyak 6 orang laskar anggota Front Pembela Islam meninggal dunia setelah ditembak aparat kepolisian, Senin (07/12/2020). Kuasa Hukum Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab membenarkan bahwa tadi malam terjadi penembakan terhadap rombongan Habib Rizieq Shihab (HRS) serta laskar FPI.

“Semalam jelas ada upaya penembakan terhadap rombongan beliau dan sampai saat ini masih 6 orang laskar yang hilang diculik,” ujar Aziz Yanuar selaku kuasa hukum HRS dalam rilisnya diperoleh hidayatullah.com, Senin siang.

Baca:  6 Laskar FPI Meninggal Ditembak Polisi di Jalan Tol Cikampek

Sebagaimana diwarta media, keenam laskar FPI tersebut ditembak polisi saat terjadi bentrok dengan rombongan HRS di kawasan jalan tol Cikampek. Polisi mengaku adanya penyerangan terhadap aparat sehingga melakukan tindakan tegas.

“Tadi pagi sekitar pukul 00.30 WIB di Jalan Tol Jakarta Cikampek, KM 50 telah terjadi penyerangan terhadap anggota Polri yang sedang melaksanakan tugas penyelidikan terkait rencana pemeriksaan Rizieq Shihab yang dijadwalkan berlangsung hari ini jam 10.00 WIB,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, Senin dikutip Indonesia Inside.

Menurut polisi, terdapat 10 orang yang melakukan penyerangan tapi setelah 6 rekan mereka ambruk, 4 orang sisanya kabur. Tidak korban jiwa maupun luka dari pihak kepolisian, cuma menurut polisi ada kerugian materi dari sebuah kendaraan rusak sebab dipepet serta terkena tembakan dari kelompok yang melakukan penyerangan.

Baca: FPI: Ada Upaya Penembakan Rombongan HRS, 6 Orang Laskar Hilang Diculik

Menurut polisi, kejadian itu bermula saat petugas menyelidiki informasi soal pengerahan massa saat dilakukan pemeriksaan terhadap HRS di Mapolda Metro Jaya. “Ketika anggota Polda Metro Jaya mengikuti kendaraan yg diduga adalah pengikut HRS , kendaraan petugas dipepet lalu kemudian diserang dengan menggunakan senjata api dan senjata tajam,” sebut Fadil.

Polisi hingga saat ini masih melakukan penyelidikan atas kejadian itu dan melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Di lain pihak, Aziz Yanuar yang juga Wakil Sekretaris Umum FPI membantah anggota FPI melakukan penyerangan. Ia  mengatakan, rombongan kendaraan yang membawa HRS dan keluarganya diadang dan ditembaki oleh orang tak dikenal (OTK) di suatu ruas jalan Tol di Jakarta, Senin (07/12/2020) subuh tadi.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Diproyeksikan Sebagai Calon Menteri, Ilham Habibie Siap

Diproyeksikan Sebagai Calon Menteri, Ilham Habibie Siap

Lomba Video Kemenag Bangkitkan Tradisi dan Budaya Islam, ini Pemenangnya

Lomba Video Kemenag Bangkitkan Tradisi dan Budaya Islam, ini Pemenangnya

Detik-detik Neno Warisman Dipersekusi di Pekanbaru

Detik-detik Neno Warisman Dipersekusi di Pekanbaru

Prof. Dr. KH. Maman Abdurrahman: Tranformasi Jihad Harus Diutamakan

Prof. Dr. KH. Maman Abdurrahman: Tranformasi Jihad Harus Diutamakan

RI: Kemakmuran Umat Harus Diprioritaskan OKI 50 Tahun ke Depan

RI: Kemakmuran Umat Harus Diprioritaskan OKI 50 Tahun ke Depan

Baca Juga

Berita Lainnya