Kamis, 28 Januari 2021 / 14 Jumadil Akhir 1442 H

Nasional

Anggota DPR Desak Pemerintah Mengambil Langkah Tegas Aksi Gerakan Pembebasan Papua Barat

Bagikan:

Hidayatullah.com– Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin mendesak pemerintah Indonesia segera mengambil langkah-langkah tegas terkait klaim Gerakan Persatuan Pembebasan untuk Papua Barat (ULMWP) yang mendeklarasikan pemerintahan sementara Papua Barat pada Selasa (1/12/2020). Azis juga meminta Pemerintahan Otonomi Khusus Papua Barat juga di pandang perlu tegas dalam menyikapi isu ini.

“Saya mendesak agar Pemerintah segera mengambil langkah-langkah agar provokasi tanpa dasar oleh kelompok ULMWP tidak menjadi liar dalam isu sosial bermasyarakat. Pemerintahan Otonomi Khusus Papua Barat juga di pandang perlu tegas dalam menyikapi isu ini,” kata Azis di Jakarta, Rabu (02/12/2020) dikutip laman Antara News.

Azis mengutuk klaim ULMWP pimpinan Benny Wenda yang mendeklarasikan pembentukan pemerintahan sementara West Papua. Menurut dia, Papua Barat sepenuhnya merupakan wilayah yang tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Tindakan para oknum atas klaim di luar kerangka NKRI adalah hal yang tidak terpuji dan tidak memiliki dasar yang jelas. Klaim sepihak seperti ini kita kutuk secara tegas, dan juga bagi yang mendukung kita akan tindak secara tegas,” ujarnya.

Dia menyakini masyarakat Papua Barat tidak terlibat dalam pembentukan ULMWP, sehingga tidak ada dasar yang kuat atas klaim kemerdekaan tersebut.  Azis menegaskan, keberadaan wilayah Papua Barat sudah sesuai dengan konstitusi Indonesia, nilai-nilai Pancasila dan telah mendapatkan pengakuan dari dunia Internasional.

“Benny Wenda ini tidak paham Pancasila, justru Pancasila menjadi dasar pemersatu bangsa. Dalam konsep Pancasila, Papua maupun Papua Barat merupakan inti dari kerangka NKRI, dan dunia Internasional pun mengakui wilayah NKRI secara utuh,” katanya.

Azis menyakini, masyarakat Papua Barat tidak akan terprovokasi dengan isu tersebut. Menurutnya sejarah kehidupan berdampingan membuktikan bahwa masyarakat Papua Barat sangat mencintai Indonesia, dan seluruh elemen masyarakat Indonesia mencintai masyarakat Papua dan Papua Barat.

Politisi Partai Golkar itu mengatakan, semua masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke, semua bagian dari Indonesia dan saling menghormati. Semua rukun dan hidup berdampingan, sehingga untuk memahami keberagaman itu, perlu berada di Indonesia tidak bisa asal klaim dari luar negeri.

“Justru seharusnya Benny Wenda memperjuangkan nilai-nilai demokrasi dalam kerangka Pancasila dan NKRI. Dan bukan atas sponsor kelompok-kelompok asing yang tidak jelas asal usulnya,” ujarnya.

Sebelumnya, Gerakan Persatuan Pembebasan untuk Papua Barat (ULMWP) mendeklarasikan pemerintahan sementara pada Selasa (1/12) dan menominasikan Benny Wenda, pemimpin yang diasingkan dan tinggal di Inggris, sebagai presiden.*

 

Rep: Ahmad
Editor: Insan Kamil

Bagikan:

Berita Terkait

Film “Ahmad Dahlan” Tayang Mulai September

Film “Ahmad Dahlan” Tayang Mulai September

Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin Desak Polisi Buka Motif Penyerangan Terhadap Syeikh Ali Jaber

Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin Desak Polisi Buka Motif Penyerangan Terhadap Syeikh Ali Jaber

FPKS: Tidak Perlu Lembaga Baru Penanganan Fakir Miskin

FPKS: Tidak Perlu Lembaga Baru Penanganan Fakir Miskin

Anggota Komisi III: Tragedi Tolikara Harus Diselesaikan Secara Hukum

Anggota Komisi III: Tragedi Tolikara Harus Diselesaikan Secara Hukum

Waspada! Selebaran “Sedekah Berantai” Mencatut Ustadz Yusuf Mansur Beredar Lagi

Waspada! Selebaran “Sedekah Berantai” Mencatut Ustadz Yusuf Mansur Beredar Lagi

Baca Juga

Berita Lainnya