Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Massa Geruduk Rumah Mahfud MD di Madura Diduga karena Ucapannya soal HRS

istimewa
Massa menggeruduk rumah Menko Polhukam Mahfud MD di Pamekasan, Madura, Jatim, Selasa (01/12/2020).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Ratusan orang menggeruduk rumah Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD yang berada di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Selasa (01/12/2020). Massa datang menggunakan kendaraan truk.

“Rumah Mahfud MD yang di Madura, Pamekasan digerebek massa,” ujar seseorang pada aksi tersebut dalam video yang beredar di media sosial diterima hidayatullah.com.

Massa tampak berteriak-teriak dari luar rumah Mahfud MD. Aksi tersebut diduga karena ucapan Mahfud MD terhadap Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab (HRS).

Kabid Humas Polda Jawa Timur (Jatim), Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko membenarkan kejadian penggerudukan oleh massa di rumah Mahfud MD.

“Sesuai dengan (laporan) Kapolres (Pamekasan) di lapangan langsung turun membubarkan secara preemtif atau diimbau. Sejauh ini pasca kegiatan imbauan oleh Kapolres Pamekasan dan jajarannya sudah kondusif,” katanya, Selasa (01/12/2020) dikutip IDN Times Jatim. Kepolisian memastikan suasana di sekitar lokasi telah kondusif.

Sedangkan menurut Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar, penggerudukan rumah Mahfud MD itu ditengarai oleh pernyataan Mahfud terhadap HRS. Para simpatisannya di Pamekasan tidak terima atas pernyataan Mahfud MD.

Berdasarkan pantauan, massa kebanyakan berbaju putih-putih dan bersarung. Menurut informasi aksi massa tersebut tidak berlangsung lama, cuma sekitar lima menit. Sementara rumah Mahfud MD dikabarkan ditempati oleh ibunda Mahfud MD.

Awalnya ratusan massa hanya melakukan aksi unjuk rasa di kawasan Lancor, Pamekasan, Selasa (01/12/2020). Aksi turun jalan itu adalah buntut dari pemanggilan Habib Rizieq oleh Polda Metro Jaya. Sebanyak 10 perwakilan massa demonstrasi di Pamekasan itu pun diajak audiensi di Polres Pamekasan guna menyampaikan tuntutan mereka.

“Sudah kita terima dan memberikan pernyataan sikap pada kita, sudah kita laporkan pada pimpinan (Kapolda Jatim),” ujar Apip.

Bakda aksi tersebut, massa lantas membubarkan diri. Tapi dalam perjalanan pulang, ratusan massa yang menumpang sejumlah truk tersebut malah berhenti di sekitar rumah Mahfud MD. Massa kemudian langsung turun dari truk dan menggeruduk rumah sang menteri. “Dan itu tidak berlangsung lama, sekitar tidak sampai 10 menit, hanya 6 menit,” masih sebut Apip.

Sedangkan Ketua FPI Jawa Timur Mahdi al-Habsyi membantah organisasinya menggeruduk rumah Menko Polhukam Mahfud MD di Pamekasan, Selasa tadi. Mahdi menyebut bahwa tidak ada laporan dari FPI Pamekasan soal itu.

“Ini tidak benar, sebab tidak ada laporan ke jajaran pimpinan FPI Jawa Timur. Yang saya tahu itu dari masyarakat, bukan FPI,” ujar Mahdi dikutip Tempo.co.* (SKR)

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Jubir Gus Dur Desak KPK Usut Kasus Dugaan Korupsi Ahok

Jubir Gus Dur Desak KPK Usut Kasus Dugaan Korupsi Ahok

Min Aung Hlaing dan Aung San Suu Kyi

Menlu: Indonesia Prihatin atas Perkembangan Politik di Myanmar

Tuntutan FUI: Hentikan Aksi Kekerasan pada Muslim Myanmar

Tuntutan FUI: Hentikan Aksi Kekerasan pada Muslim Myanmar

Forum Ulama Muda Jakarta: Ahok Tak Patut Jadi Gubernur, Berpotensi Lahirkan Konflik SARA

Forum Ulama Muda Jakarta: Ahok Tak Patut Jadi Gubernur, Berpotensi Lahirkan Konflik SARA

Muhamadiyah Tetapkan Puasa 22 Agustus 2009

Muhamadiyah Tetapkan Puasa 22 Agustus 2009

Baca Juga

Berita Lainnya