Jum'at, 26 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Nasional

Wamenag: Penyiapan Naskah Khutbah Jumat Jangan Diartikan Bentuk Intervensi

Fkusuma
Wamenag Zainut Tauhid Sa'adi
Bagikan:

Hidayatullah.com– Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi meminta agar rencana Kementerian Agama menyiapkan materi khutbah Jumat tidak diartikan sebagai bentuk intervensi pemerintah terhadap para dai atau ulama.

“Penyiapan naskah khutbah Jumat merupakan bentuk pelayanan keagamaan Kementerian Agama kepada masyarakat, jangan diartikan sebagai bentuk intervensi apalagi pembatasan hak asasi para dai, ustadz, muballigh, dan penceramah agama. Naskah khutbah Jumat hanya sebagai alternatif bagi masyarakat yang ingin menggunakannya. Materi khutbah Jumat akan disesuaikan dengan perkembangan zaman,” ujar Wamenag kepada hidayatullah.com dalam keterangannya (28/11/2020).

Menurut Wamenag, penyiapan naskah khutbah Jumat juga dalam rangka menyediakan literasi digital yang mendukung peningkatan kompetensi penceramah agama.

“Naskah khutbah Jumat yang disusun bisa dijadikan alternatif. Tidak ada kewajiban setiap masjid dan penceramah untuk menggunakan naskah khutbah Jumat yang diterbitkan Kemenag,” tambahnya.

Wamenag menyampaikan pernyataan itu karena masih ramainya beberapa pihak yang menyoal rencana Kemenag menyiapkan naskah khutbah Jumat.

Ia mengatakan, dalam penyusunan naskah khutbah Jumat Kemenag akan melibatkan para ulama, praktisi dakwah, dan akademisi, dan para pakar pada bidangnya. “Kemenag hanya berperan sebagai fasilitator,” imbuhnya.

Wamenag menilai pelibatan ulama, praktisi dakwah, dan akademisi penting untuk menghasilkan naskah khutbah Jumat yang sesuai dengan ketentuan agama, berkualitas, dan relevan dengan dinamika sosial.

“Khutbah Jumat juga perlu membahas masalah kekinian berikut solusinya. Itu menjadi salah satu fokus dalam penyusunan naskah khutbah ini. Ada sejumlah tema yang akan disusun, antara lain: akhlak, pendidikan, globalisasi, zakat, wakaf, ekonomi syariah, masalah generasi milenial, dan isu-isu aktual lainnya,” sebutnya.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Pendidikan Kita Hadapi Tantangan Moral

Pendidikan Kita Hadapi Tantangan Moral

Bertani dan Berkebun untuk Keluar dari Krisis Global

Bertani dan Berkebun untuk Keluar dari Krisis Global

Fadli Zon: Proses Pembuatan e-KTP Harus Diaudit

Fadli Zon: Proses Pembuatan e-KTP Harus Diaudit

Ketum Muhammadiyah: Problem Bangsa Kian Kompleks, Pentingnya Beramar Makruf Nahi Mungkar

Ketum Muhammadiyah: Problem Bangsa Kian Kompleks, Pentingnya Beramar Makruf Nahi Mungkar

Wartawan Senior: Keterlaluan, Tempo masuk Jurnalisme Prasangka

Wartawan Senior: Keterlaluan, Tempo masuk Jurnalisme Prasangka

Baca Juga

Berita Lainnya