Ahad, 24 Januari 2021 / 10 Jumadil Akhir 1442 H

Nasional

PKS Minta RUU HIP Dicabut dari Prolegnas Prioritas 2021

Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI, Mulyanto
Bagikan:

Hidayatullah.com- Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mulyanto meminta pimpinan Badan Legislasi DPR tidak memasukkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2021.

“Fraksi PKS meminta kepada pimpinan Baleg DPR RI, agar RUU HIP tidak dimasukkan kembali ke dalam prolegnas prioritas tahun 2021,” kata Mulyanto saat rapat Panitia Kerja Prolegnas (18/11/2020).

Usulan tersebut mencuat kembali dalam Rapat Panitia Kerja baru-baru ini. Mulyanto menilai seharusnya ada kriteria bagi suatu RUU untuk bisa masuk prolegnas prioritas tahunan.

Wakil Ketua Fraksi PKS itu mengatakan, selain sudah siapnya draf dan naskah akademik RUU yang diprioritaskan haruslah ada kebutuhan mendesak atas aturan itu.

Menurut PKS, kata dia, RUU HIP mendapatkan banyak penolakan dari masyarakat. Bahkan, pemerintah juga tidak menerbitkan surat presiden, serta DIM atas RUU itu.

“RUU HIP ini sudah semestinya didrop mengingat reaksi penolakan masyarakat yang begitu masif. DPR harus peka dengan aspirasi ini. Jika RUU HIP dimasukkan lagi ke dalam prolegnas prioritas sama saja kita mengundang kegaduhan baru di negeri ini,” lanjut Mulyanto.

“Karenanya sudah selayaknya RUU HIP ini dikeluarkan dari prolegnas prioritas tahun 2021. Ini penting, agar berbagai program perundangan yang diajukan Baleg di tahun 2021 ini dapat terealisasi,” pungkasnya.*

Rep: Azim Arrasyid
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Pakar Sejarah: Soeharto Berpihak Pada Islam Banyak Tak Suka

Pakar Sejarah: Soeharto Berpihak Pada Islam Banyak Tak Suka

Jelang Munas, Hidayatullah ajak Kadernya Dukung “Gempar Munas IV”

Jelang Munas, Hidayatullah ajak Kadernya Dukung “Gempar Munas IV”

Bertemu Aung San Suu Kyi, Presiden RI Bahas Keamanan di Myanmar

Bertemu Aung San Suu Kyi, Presiden RI Bahas Keamanan di Myanmar

[Update] Korban Gempa-Tsunami 1.649 Orang Meninggal

[Update] Korban Gempa-Tsunami 1.649 Orang Meninggal

Masih Terus Terjadi Ketimpangan Struktural di Indonesia

Masih Terus Terjadi Ketimpangan Struktural di Indonesia

Baca Juga

Berita Lainnya