Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Nasional

MUI Mengecam Penulisan Lafadz “Bismillahirrahmanirrahim” di Atas Jalanan

istimewa
Potongan video viral tulisan "Bismillahirrahmanirrahim" dalam lafadz Arab di atas Jalan Kusuma Timur, depan Masjid Baitussalam, Duren Jaya, Bekasi Timur.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengecam kasus penulisan “Bismillahirrahmanirrahim” dalam lafadz Arab tepat di atas jalanan sebagaimana video yang viral baru-baru ini. Kejadian penulisan lafadz “Bismillahirrahmanirrahim” itu dilaporkan terjadi di Bekasi, Jawa Barat.

“Pastilah (MUI mengecam),” ujar Wakil Ketua Umum MUI KH Muhyiddin Junaidi kepada hidayatullah.com melalui pesan singkatnya saat dikonfirmasi mengenai video tersebut pada Rabu (18/11/2020) siang.

MUI meminta agar tulisan tersebut segera dihapus. “Para tokoh masyarakat dan tokoh agama seharusnya segera menghapus tulisan tersebut. Jika memang dekat dengan lokasi masjid, pengurus DKM saja yang menertibkannya,” ujar Kiai Muhyiddin.

Lebih jauh ia menambahkan bahwa memang ada pihak yang sengaja memancing emosi umat untuk kepentingan sesaat. “Termasuk mengalihkan publik opini dari segudang problem yang dihadapi bangsa ini,” imbuhnya.

Senada itu, Sekjen MUI Buya Anwar Abbas juga mengecam penulisan “Bismillahirrahmanirrahim” berlafal Arab tepat di atas jalanan tersebut. “Iya (MUI mengecam),” ujarnya secara terpisah kepada hidayatullah.com di hari yang sama.

Buya Anwar juga menyatakan sangat menyesalkan kejadian ini.

“Saya sangat menyesalkan adanya orang atau pihak yang menulis lafadz-lafadz karimah yang sangat mulia di atas aspal sehingga diinjak dan dilindas oleh setiap motor dan mobil yang lewat,” ujar Buya Anwar.

Buya Anwar menilai tindakan penulisan “Bismillahirrahmanirrahim” di atas jalanan tersebut sangat menyakiti kaum Muslimin.

“Ini tentu saja sangat menyakiti hati umat Islam dan saya mengimbau kepada si pelaku untuk menyadari kesalahannya dan meminta ampun keapda Allah Subhanahu Wata’ala. Dan saya mengimbau umat Islam agar tidak terprovokasi sehingga melakukan hal-hal yang tidak kita inginkan,” pungkasnya.

Baca juga: Viral Video Tulisan Arab “Bismillahirrahmanirrahim” Melintang di Tengah Jalan Raya

Sementara itu dikabarkan bahwa tulisan tersebut telah dihapus namun belum diketahui siapa yang menghapusnya. “Alhamdulillah tulisannya sudah tidak ada, mungkin sudah dihapus oleh yang merekam,” tulis akun @startegi.gagal di Instagram (17/11/2020).

Menyertai keterangannya itu, akun ini pun mengunggah video yang disebut memperlihatkan lokasi tempat lafadz-lafadz tersebut ditulis. Tulisan yang dimaksud tampak sudah tidak ada.

“Lokasi: Perumahan Wisma Jaya, Jl Kusuma Timur 2F, Blok 22D no.8 RT 09/17 , Kel Duren Jaya, Bekasi Timur,” sebut akun itu.

Sebelumnya diberitakan hidayatullah.com, viral sebuah video menayangkan tulisan mirip “Bismillahirrahmanirrahim” dalam lafal Arab di jalan raya. Video tersebut beredar di media sosial termasuk grup-grup WhatsApp dan YouTube.

Sebagaimana video diterima hidayatullah.com pada Rabu (18/11/2020) pagi, tampak lafadz Arab berwarna putih tersebut ditulis cukup besar secara melintang nyaris memenuhi seluruh badan jalan yang tampaknya berbahan cor-coroan.

“Baru saja ditemukan tulisan berlafadzkan “Bismillahirrahmanirrahim” kemudian “Bismillah” di tengah jalan. Tentunya ini dibuat oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab entah siapa yang melakukan ini semua,” suara seseorang yang tampaknya perekam video tersebut.

Menurutnya ada beberapa titik, setidaknya 3, tulisan serupa di jalan tersebut. Tampak sejumlah kendaraan berlalu lalang melintas dan sebagian menginjak lafadz tersebut. Menurut laporan dalam video tersebut, temuan itu berada di Bekasi, Jawa Barat.

“(Lokasi) tepatnya berada di Jalan Kusuma Timur tepat di depan Masjid Baitussalam, Duren Jaya, Bekasi Timur,” sebutnya. Dalam video tampak plang nama sebuah bangunan yang menunjukkan alamat RW 17, Kelurahan Duren Jaya.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Terkait HRS, Habib Aboe: Harus Ada Persamaan Perlakuan di Depan Hukum

Terkait HRS, Habib Aboe: Harus Ada Persamaan Perlakuan di Depan Hukum

BIN: Militer Asing Menyimpan Agenda Tersembunyi

BIN: Militer Asing Menyimpan Agenda Tersembunyi

Para Peserta Parade Bhinneka Tunggal Ika ini Kecewa hanya Dibayar Rp 100 Ribu

Para Peserta Parade Bhinneka Tunggal Ika ini Kecewa hanya Dibayar Rp 100 Ribu

Mendagri: Pilkada Langsung Banyak Mudarat, Perlu Dikaji Ulang

Mendagri: Pilkada Langsung Banyak Mudarat, Perlu Dikaji Ulang

Bagaimana Mau ke Indonesia jika Tak Ada Kerjaan?

Bagaimana Mau ke Indonesia jika Tak Ada Kerjaan?

Baca Juga

Berita Lainnya