Rabu, 3 Maret 2021 / 19 Rajab 1442 H

Nasional

Mendikbud Sampaikan Syarat Dapat Bantuan Subsidi Upah Guru Honorer Rp 1,8 Juta

ANTARA
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem A Makarim
Bagikan:

Hidayatullah.com– Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim akan menyalurkan bantuan subsidi upah (BSU) untuk pendidik dan tenaga kependidikan non-PNS. Adapun anggaran yang disediakan sebesar Rp 3,6 triliun dan calon penerima akan mendapat bantuan berjumlah Rp 1,8 juta.

Terkait syarat yang perlu dipenuhi untuk mendapatkan bantuan ini, Mendikbud Nadiem mengatakan bahwa calon penerima harus Warga Negara Indonesia (WNI). Kemudian, tidak menerima BSU dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

“Lalu tidak menerima bantuan subsidi dari Kemnaker, agar tidak tumpang tindih dengan berbagai macam bantuan yang dilakukan Kemnaker. Itu cukup wajar,” kata Nadiem saat Rapat Kerja bersama Komisi X secara daring, Senin (16/11/2020).

Nadiem turut menjelaskan calon penerima bantuan itu tidak berstatus PNS dan tidak menerima salah satu bantuan semi bansos pemerintah, di antaranya, Kartu Prakerja sampai dengan 1 Oktober 2020. Ia serta pihaknya tidak ingin bansos yang diberikan antar kementerian tumpang tindih yang menyebabkan jadi tidak efektif.

“Jumlahnya malah boleh dibilang sama ya, jumlah bantuan sosial tunainya. Jadi kita tidak mau tumpang tindih dengan bantuan-bantuan bansos dari Kemnaker ataupun juga yang semi bansos dari Prakerja,”ucapnya.

Selain itu, kata Nadiem kriteria lainnya adalah calon penerima memiliki penghasilan di bawah Rp 5 juta rupiah per bulan. Keempat kriteria itu persyaratannya kata dia sangat sederhana, dengan begitu eksekusi pelaksanaan program bantuan apapun bisa dilakukan secara cepat sederhana dan efisien.

“Sudah cuma itu saja kriterianya untuk bisa menerima. Makanya dengan kriteria yang sangat sederhana seperti ini, jumlah penerima yang kita sasarkan adalah sedikit lebih dari Rp 2 juta penerima,” terangnya.*

Rep: Azim Arrasyid
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Peneliti Riau: 4 Imigran Syiah di Pekanbaru Positif Mengidap HIV AIDS

Peneliti Riau: 4 Imigran Syiah di Pekanbaru Positif Mengidap HIV AIDS

GIB Kecam Keras Upaya Kriminalisasi Ulama

GIB Kecam Keras Upaya Kriminalisasi Ulama

Klub Poligami Indonesia Diresmikan

Klub Poligami Indonesia Diresmikan

Dr. Abdul Mannan Kembali Pimpin Hidayatullah

Dr. Abdul Mannan Kembali Pimpin Hidayatullah

KISPA Kirim Tim Peduli Suriah

KISPA Kirim Tim Peduli Suriah

Baca Juga

Berita Lainnya