Jum'at, 12 Februari 2021 / 29 Jumadil Akhir 1442 H

Nasional

PKS: Ucapan Macron Jelas Melukai Hati Umat Islam di Seluruh Dunia

Dok Pri
Anggota Komisi I DPR RI Sukamta dari FPKS
Bagikan:

Hidayatullah.comAnggota Komisi I DPR RI Sukamta mengecam keras pernyataan yang dilontarkan oleh Presiden Prancis, Emmanuel Macron pada Jumat (23/10/2020) yang menyudutkan agama Islam dan membiarkan penerbitan ulang karikatur Nabi Muhammad SAW oleh majalah satire Charlie Hebdo.

Menurutnya ucapan tersebut menunjukkan pikiran Macron kerdil dan dapat membahayakan upaya membangun dunia yang harmonis.

“Simbol agama adalah sakral bagi pemeluknya. Bagi ummat Islam, Nabi Muhammad SAW adalah sosok paling penting. Ucapan Macron jelas melukai hati umat Islam di seluruh dunia, kita sangat marah atas penghinaan ini.
Macron telah memantik Islamofobia, juga mendorong kebencian terhadap pemeluk agama, ucapannya sesungguhnya telah menodai prinsip-prinsip kebebasan dan nilai-nilai universal,” kata Sukamta dalam keterangan tertulisnya, Selasa (27/10/2020).

Menurut Sukamta ada yang lebih memprihatinkan dari ucapan Macron ini sangat tendesius. Dirinya menduga Macron sedang berupaya mendapat dukungan politik dari kelompok sayap kanan dan esktrem kanan di Prancis.

“Beberapa analisa menyebut tujuan Macron adalah terpilih kembali pada 2022, maka dia membuat isu soal keamanan yang selama ini menjadi titik lemahnya. Ini semakin menunjukkan betapa kerdilnya pikiran Macron karena jualan isu ancaman agama hanya untuk kepentingan politik pribadi. Dirinya telah membuat Prancis jatuh martabatnya sebagai negara demokrasi,ā€¯jelasnya.

Lebih lanjut Politisi PKS ini memberikan apresiasi positif kepada Kementerian Luar Negeri Indonesia yang telah memanggil Duta Besar Prancis selasa kemarin (27/10/2020) dan menyampaikan kecaman terhadap pernyataan Presiden Prancis.

“Kita harap pemerintah Indonesia juga proaktif untuk berkomunikasi dengan negara-negara OKI, mendorong ada pernyataan bersama oleh OKI mengecam pernyataan Macron,” tandasnya.

Wakil Ketua Fraksi PKS ini meminta pemerintah melalui KBRI di negara-negara Eropa juga perlu meningkatkan pengawasan dan penjagaan kepada masyarakat Indonesia yang ada di sana.

“Karena sangat mungkin ucapan Macron ini akan meningkatkan kekerasan kelompok ultra kanan kepada kaum muslimin dan imigran,” pungkasnya.*

Rep: Azim Arrasyid
Editor: Rofi' Munawwar

Bagikan:

Berita Terkait

Presiden Jokowi: Negeri Ini Sudah Kebanyakan Peraturan

Presiden Jokowi: Negeri Ini Sudah Kebanyakan Peraturan

MUI: Terorisme Bukan Produk Agama

MUI: Terorisme Bukan Produk Agama

Menlu RI Beri 3 Usul ke Menlu China soal Kasus ‘Pengantin Pesanan’

Menlu RI Beri 3 Usul ke Menlu China soal Kasus ‘Pengantin Pesanan’

Menteri Yohana Minta Kepolisian Terus Bongkar Kejahatan Seksual Terhadap Anak

Menteri Yohana Minta Kepolisian Terus Bongkar Kejahatan Seksual Terhadap Anak

Pilkada DKI, Siapa Saja yang Ingin Buat Kisruh Diminta Urungkan Niat

Pilkada DKI, Siapa Saja yang Ingin Buat Kisruh Diminta Urungkan Niat

Baca Juga

Berita Lainnya