Sabtu, 27 Maret 2021 / 14 Sya'ban 1442 H

Nasional

Kemenag: Penyiapan Khutbah Jumat Masih Rencana, Akan Dibahas dengan Ormas dan Kampus

Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin
Bagikan:

Hidayatullah.com– Kementerian Agama melalui Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Kamaruddin Amin, menyebutkan, program penyiapan khutbah Jumat masih dalam tahap rencana yang akan dibahas bersama dengan tokoh agama, tokoh ormas, dan akademisi kampus.

Sebelumnya Kemenag menyatakan akan memperkaya materi khutbah Jumat dengan isu-isu kontemporer. Kemenag mengaku akan memasok materi khutbah Jumat para khatib.

“Kami punya ide pengayaan narasi khutbah Jumat. Tapi ini masih rencana yang akan dibahas bersama dengan tokoh ormas, tokoh agama, serta akademisi kampus perguruan tinggi keagamaan Islam,” ujar Kamaruddin Amin di Jakarta, Rabu (21/10/2020) dalam rilisnya diterima hidayatullah.com.

Kamaruddin mengatakan, proses penyusunan naskah khutbah Jumat itu akan dilakukan oleh tokoh agama dan akademisi yang biasa berdakwah dan menyampaikan khutbah.

Kamaruddin berharap, naskah khutbah yang disusun dan disepakati ini bisa menjadi rujukan alternatif bagi para pendakwah. “Ini juga menjadi bagian dari fasilitasi kita dalam meningkatkan literasi masyarakat terkait isu-isu aktual dalam perspektif keagamaan,” sebutnya.

Kamaruddin menyebut, penyusunan naskah khutbah ini akan diawali dengan pembahasan terkait signifikansi dan tema. Para penyusun akan merumuskan bersama kebutuhan pesan keagamaan masyarakat kontemporer lalu dituangkan dalam rumusan tema.

“Tema seputar pengarusutamaan moderasi beragama akan menjadi salah satu yang dibahas bersama. Termasuk tema-tema keagamaan lainnya, baik seputar ubudiyah maupun mu’amalah,” katanya. “Termasuk juga tema-tema sosial, ekonomi, pendidikan, dan kebudayaan Islam,” tambah Kamaruddin.

Baca: Kemenag Mengaku akan Memasok Materi Khutbah Jumat Para Khatib

Sebelumnya diberitakan Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin mengatakan Kemenag akan memasok materi khutbah shalat Jumat sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas para pemuka agama/khatib. Disampaikan Kamaruddin dalam webinar hari Selasa (20/10/2020),  pada masa kini diperlukan materi khutbah yang berwawasan sesuai perkembangan zaman.

“Saat ini diperlukan materi khutbah Shalat Jumat yang responsif dan relevan dengan perkembangan zaman,” ujarnya.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Gerakan Shariah4Indonesia Peringati 11 Tahun Rntuhnya WTC

Gerakan Shariah4Indonesia Peringati 11 Tahun Rntuhnya WTC

Ketua MPR Ajak Bersama-sama Atasi Wabah Covid-19

Ketua MPR Ajak Bersama-sama Atasi Wabah Covid-19

Polri Janji Usut Kasus Dugaan Perkosaan Kapolsek Jember pada Seorang Muslimah

Polri Janji Usut Kasus Dugaan Perkosaan Kapolsek Jember pada Seorang Muslimah

Sekjen MUI: Idul Adha Momentum Berempati Atas Lombok

Sekjen MUI: Idul Adha Momentum Berempati Atas Lombok

LP Cipinang Pindahkan Ahok ke Mako Brimob Depok, Ketua JPU: Terserah Dia

LP Cipinang Pindahkan Ahok ke Mako Brimob Depok, Ketua JPU: Terserah Dia

Baca Juga

Berita Lainnya