Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Nasional

Jumlah Halaman Naskah UU Ciptaker Kembali Berubah, Kini Hanya 812 Halaman

DPR RI Komisi IV Republika
Rapat paripurna DPR RI Masa Sidang IV dan pengambilan keputusan tingkat II RUU Cipta Kerja, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (05/10/2020).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Draf final Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja kembali mengalami perubahan dalam jumlah halaman. Sebelumnya, UU tersebut memiliki 1.035 halaman. Akan tetapi saat ini berkurang hingga menjadi 812 halaman.

Adanya perubahan itu dibenarkan oleh Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar. Ia mengaku jumlah halaman draf UU Ciptaker kembali berubah. “Draf 812 halaman terakhir itu kan pakai format legal. Tadi (draf 1.035 halaman) pakai format A4 sekarang pakai format legal jadi 812 halaman,” kata Indra kepada wartawan, Senin (12/10/2020).

Hanya saja Indra enggan menjelaskan penyebab penurunan sebanyak 223 halaman dari draf sebelumnya. Selain itu, Indra juga enggan membahas mengenai perubahan substansi. Dia mengatakan, hanya akan bicara masalah administrasi dari UU Cipta Kerja. “Jangan tanya saya, saya tidak mau ngomong substansi, saya hanya administrasi,” terang Indra.

Baca: HNW: Sampai Rapat Paripurna Selesai dan Saat ini, Belum Ada Naskah UU Ciptaker Resmi yang Disampaikan ke Fraksi dan Publik

Lebih jauh, Indra juga tidak menjawab saat ditanya apakah seluruh fraksi yang mendukung pengesahan UU Ciptaker lalu telah menandatangani draf regulasi yang kini berjumlah 812 halaman tersebut. Ia hanya mengatakan bahwa draf UU itu belum dikirimkan ke Presiden RI saat ini.

Sementara itu, untuk menyikapi jumlah halaman draf UU Ciptaker yang berubah-ubah, PKS menyatakan akan menelusuri draf tersebut barangkali ada pasal-pasal selundupan. “Nanti kalau ada yang final, kita buka. [Kalau] ada penyelundupan, kita sikapi secara serius,” kata Anggota Baleg DPR RI dari Fraksi PKS Mulyanto seperti dikutip CNNIndonesia, Senin (12/10/2020).* Azim Arrasyid

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

NU Bolehkan Aborsi Dengan Syarat Tertentu

NU Bolehkan Aborsi Dengan Syarat Tertentu

Pernyataan UBN Tentang Bom Gereja Surabaya

Pernyataan UBN Tentang Bom Gereja Surabaya

Fatwa Haram Rokok karena Dampaknya

Fatwa Haram Rokok karena Dampaknya

Saksi CIMB Berdalih  Fa’i terhadap Bank CIMB Sesuai  Agama

Saksi CIMB Berdalih Fa’i terhadap Bank CIMB Sesuai Agama

Wamenag: Jangan Curigai Pesantren Sarang Teroris

Wamenag: Jangan Curigai Pesantren Sarang Teroris

Baca Juga

Berita Lainnya