Ahad, 14 Februari 2021 / 2 Rajab 1442 H

Nasional

PBNU Minta Pilkada Ditunda dan Anggarannya Direalokasi untuk Penanganan Covid-19

Muh Abdus Syakur/hidayatullah.com
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj.
Bagikan:

Hidayatullah.comPengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta pemerintah untuk menunda rencana Pilkada Serentak 2020. Hal ini karena penyebaran Covid-19 dikhawatirkan semakin tak terkendali apabila Pilkada terus berlanjut.

Dalam surat Pernyataan Sikap Terhadap Pelakasanaan Pilkada Serentak 2020, PBNU meminta KomisI Pemilihan Umum (KPU), Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menunda pelaksanaan Pilkada sampai tahap darurat kesehatan terlewati.

Melalui pernyataan sikap tersebut, PBNU berpendapat bahwa melindungi kelangsungan hidup (hifdz al-nafs) dengan protokol kesehatan sama pentingnya dengan menjaga kelangsungan ekonomi (hifdz al-mâl) masyarakat.

Akan tetapi di tengah kondisi medis yang makin mengkhawatirkan seperti saat ini PBNU menegaskan bahwa prioritas pemerintah sebaiknya difokuskan pada penyelesaian masalah kesehatan masyarakat. PBNU juga mengusulkan agar pemerintah melakukan realokasi anggaran yang sebelumnya diperuntukkan untuk Pilkada agar dialokasikan pada kepentingan pengentasan krisis kesehatan dan dampak sosial yang lebih nyata di masyarakat.

“Meminta untuk meralokasikan anggaran Pilkada bagi penanganan krisis kesehatan dan penguatan jari pengaman sosial.” kutip pernyataan sikap PBNU, Ahad (20/9/2020).

Terakhir, di luar masalah Covid-19, PBNU juga mengingatkan agar pemerintah memperhatikan salah satu usulan NU yang lahir dari Rekomendasi Konferensi Besar Nahdlatul Ulama tahun 2012 tentang perlunya meninjau ulang pelaksanaan Pilkada yang banyak menimbulkan madharat berupa politik uang dan politik biaya tinggi.*

Rep: Mwr
Editor: Rofi' Munawwar

Bagikan:

Berita Terkait

Sudirman Said: Kampanye Prabowo-Sandi mulai Dintimidasi

Sudirman Said: Kampanye Prabowo-Sandi mulai Dintimidasi

‘Sejarah Negara Ini Berawal dari Semangat Ramadhan’

‘Sejarah Negara Ini Berawal dari Semangat Ramadhan’

Taufik Ismail: Nikotin Membunuh Lebih Banyak daripada Nazi dan Komunis

Taufik Ismail: Nikotin Membunuh Lebih Banyak daripada Nazi dan Komunis

Tim Arifin Ilham Taklukkan Wartawan 7-2 Dalam Pertandingan Futsal

Tim Arifin Ilham Taklukkan Wartawan 7-2 Dalam Pertandingan Futsal

Polres Bogor Bantah Jalaluddin Rakhmat Katakan Kejaksaan Tolak Berkas Pengaduan Az Zikra

Polres Bogor Bantah Jalaluddin Rakhmat Katakan Kejaksaan Tolak Berkas Pengaduan Az Zikra

Baca Juga

Berita Lainnya